LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Sabtu, 30 Maret 2013

Sturmgewehr-44 (StG-44) Senapan Mesin Yang Identik Dengan Waffen-SS!

Berbagai varian Sturmgewehr-44

Sturmgewehr-44 (panggilan oleh Waffen-SS) atau Maschinengewehr-43 (panggilan oleh Heer)

Seorang tentara dengan Sturmgewehr-44 dalam pertempuran Berlin (1945)

Generalfeldmarschall Albert Kesselring mencoba keampuhan Sturmgewehr-44 bersama para perwira Wehrmacht lainnya

Sniper dalam suatu latihan menggunakan Sturmgewehr-44 yang telah dilengkapi dengan teropong

StG-44 (Sturmgewehr-44 atau “senapan serbu model 1944”) adalah jenis senapan serbu yang dikembangkan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II dan merupakan jenis pertama di kelasnya yang diproduksi, dikembangkan dan disebarkan secara massal. Senapan mesin ini juga disebut-sebut oleh banyak sejarawan sebagai senapan serbu modern pertama di dunia. Selain nama di atas, senjata ini dikenal juga sebagai MP-43 dan MP-44 (Maschinenpictole 43 dan Maschinenpistole 44), yang merupakan nama lanjutan dari jenis senapan mesin yang sebelumnya dipakai oleh para prajurit-prajurit Nazi.

MP43, MP44, dan StG44 adalah senapan yang hampir serupa, dengan sedikit perbedaan pada produksi dan waktu pembuatan. Ketiganya dikembangkan dari Mkb 42(H). Perbedaan nama ini ada karena rumitnya penamaan senjata pada era Nazi Jerman. 'StG' adalah singkatan dari Sturmgewehr (senapan serbu, assault rifle), yang menggabungkan sifat-sifat karabin, submachine gun, dan senapan otomatis. Setelah dipakainya StG44, istilah ini menjadi lumrah untuk mendeskripsikan tipe senjata seperti ini.




10 Khasiat Lemot Untuk Kesehatan


Siapa yang tak kenal buah yang satu ini, yups lemon. Sobat Ast pasti tahu kan rasanya yang asam kecut dan mungkin menurut Ast gak ada manis-manis nya juga ya sobat. Tapi jangan salah Ast suka sekali dengan vitamin C yang terkandung dalam buah kuning yang satu ini. Untuk menjaga kekebalan tubuh Ast supaya tidak gampang sakit Ast juga rajin mengkonsumsi buah lemon ini setiap hari.

Nah bagi sobat yang sama-sama penasaran apa saja sih khasiat yang terkandung dalam buah kuning ini. Yuk sama-sama kita simak khasiat-khasiat buah lemon ini ;




Panzerkampfwagen VI Tiger Tank Perkasa Buatan Jerman

Foto berwarna tank Tiger produksi awal

Tank Tiger berjalan menuju front

Tak diragukan lagi kalau jagoan Tiger paling terkenal adalah orang yang  ada di tengah ini, Hauptsturmführer Michael Wittmann, yang bersama gunner terbaik sejagat, Bobby Wöll (satu-satunya penembak meriam yang mampu menembak tepat musuhnya dalam kondisi tank sedang berjalan!), telah berhasil menghancurkan 138 tank musuh plus 132 anti-tank!

Iring-iringan Tiger di hutan bersalju Rusia, akhir tahun 1943

Tiger produksi awal bersiap-siap menunggu perintah untuk bergerak, sementara para Panzergrenadier maju terlebih dahulu. Kentara sekali gurat kelelahan tampak di wajah tentara di latar depan ini!

Foto berwarna Panzerkampfwagen VI Tiger

Reichsführer Heinrich Himmler sedang meninjau tank Tiger yang diperuntukkan untuk Waffen-SS


Komandan Tiger sedang mendiskusikan rencana serangan bersama Panzergrenadier dari Divisi Panzer SS 'Totenkopf', dalam pertempuran antar-tank terakbar di dunia, Pertempuran Kursk

SPESIFIKASI :
Armor: baja pelat dgn ketebalan 25-110 mm
Berat: 54 ton
dimensi: 9 x 3,5 x 3 meter
Kru: 5 orang (komandan, navigator, loader, gunner, turretcontroller)
Mesin: Maybach 700 hp
Jarak Jelajah: 150-200 km (terrain dependant)
TopSpeed: 36kph

SENJATA :
primary: 88mm KWK36
coaxial: 7,92mm MG38/13mm RheinmetallBorsig Mk131
turret top: 7,92 mm MG42





Jumat, 29 Maret 2013

Ju-87 Stuka Pesawat Pembom Tukik Yang Legendaris

Buku tentang seluk beluk pesawat Junkers Ju 87A Stuka

Lukisan Stuka dengan kanonenvogelnya yang terkenal

Pesawat Stuka sedang melakukan tukikannya yang khas, yang menjadi momok bagi pasukan Sekutu dalam awal-awal Perang Dunia II

Pesawat Stuka terbang di atas kota Stalingrad yang telah hancur

Pesawat-pesawat Stuka sedang antri untuk mendapat bahan bakar di sebuah pangkalan udara Prancis yang telah diduduki, Mei 1940

Para mekanis sedang memperbaiki sebuah Stuka yang telah dicat kamuflase

Stuka terbang di angkasa

Diagram Stuka yang memperlihatkan bagian dalamnya






Amar bin Thabit Syahid Selepas Mengucapkan Syahadah

Suatu ketika tatkala Rasulullah s.a.w. sedang bersiap di medan perang Uhud, tiba-tiba terjadi hal yang tidak terduga. Seorang lelaki yang bernama Amar bin Thabit telah datang menemui Baginda s.a.w.. Dia rupanya ingin masuk Islam dan akan ikut perang bersama Rasulullah s.a.w. Amar ini berasal dari Bani Asyahali. Sekalian kaumnya ketika itu sudah Islam setelah tokoh yang terkenal Saad bin Muaz memeluk Islam. Tetapi Amar ini enggan mengikut kaumnya yang ramai itu. Keangkuhan jahiliyyah menonjol dalam jiwanya, walaupun dia orang baik dalam pergaulan. Waktu kaumnya menyerunya kepada Islam, ia menjawab, "Kalau aku tahu kebenaran yang aku kemukakan itu sudah pasti aku tidak akan mengikutnya." Demikian angkuhnya Amar.

Kaum Muslimin di Madinah pun mengetahui bagaimana keanehan Amar di tengah-tengah kaumnya yang sudah memeluk Islam. Ia terasing sendirian, hatinya sudah tertutup untuk menerima cahaya Islam yang terang benderang. Kini dalam saat orang bersiap-siap akan maju ke medan perang, dia segera menemui Rasulullah s.a.w. , menyatakan dirinya akan masuk Islam malah akan ikut berperang bersama angkatan perang di bawah pimpinan Rasulullah s.a.w. . Pedangnya yang tajam ikut dibawanya.

Rasulullah s.a.w.  menyambut kedatangan Amar dengan sangat gembira, tambah pula rela akan maju bersama Nabi Muhammad s.a.w.. Tetapi orang ramai tidak mengetahui peristiwa aneh ini, kerana masing-masing sibuk menyiapkan bekalan peperangan. Di kalangan kaumnya juga tidak ramai mengetahui keIslamannya. Bagaimana Amar maju sebagai mujahid di medan peperangan. Dalam perang Uhud yang hebat itu Amar memperlihatkan keberaniannya yang luar biasa. Malah berkali-kali pedang musuh mengenai dirinya, tidak dipedulikannya. Bahkan dia terus maju sampai saatnya dia jatuh pengsan.

"Untuk apa ikut ke mari ya Amar?" Demikian tanya orang yang hairan melihatnya, sebab sangka mereka dia masih musyrik. Mereka kira Amar ini masih belum Islam lalau mengikut sahaja pada orang ramai. Dalam keadaan antara hidup dan mati itu Amar lalu berkata, "Aku sudah beriman kepada Allah s.w.t. dan Rasul-Nya, lalu aku siapkan pedangku dan maju ke medan perang. Allah s.w.t. akan memberikan syahidah padaku dalam waktu yang tidak lama lagi." Amar meninggal. Rohnya mengadap ke hadrat Illahi sebagai pahlawan syahid. Waktu hal ini diketahui Rasulullah s.a.w. , maka Baginda s.a.w. pun bersabda,: "Amar itu nanti akan berada dalam syurga nantinya." Dan kaum Muslimin pun mengetahui akhir hayat Amar dengan penuh takjub, sebab di luar dugaan mereka. Malah Abu Hurairah r.a sahabat yang banyak mengetahui hadith Rasulullah s.a.w. berkata kaum Muslimin, "Cuba kamu kemukakan kepadaku seorang yang masuk syurga sedang dia tidak pernah bersyarat sekalipun juga terhadap Allah s.w.t.."

"Jika kamu tidak tahu orangnya." Kata Abu Hurairah r.a lagi, lalu ia pun menyambung, ujarnya, "Maka baiklah aku beritahukan, itulah dia Amar bin Thabit." Demikianlah kisah seorang yang ajaib, masuk syurga demikian indahnya. Ia tidak pernah solat, puasa dan lain-lainnya seperti para sahabat yang lain, sebab dia belum memeluk Islam. Tiba-tiba melihat persiapan yang hebat itu, hatinya tergerak memeluk Islam sehingga ia menemui Rasulullah s.a.w.. Ia menjadi Muslim, lalu maju ke medan perang, sebagai mujahid yang berani. Akhirnya tewas dia dengan mendapat syahadah iaitu pengakuan sebagai orang yang syahid. Mati membela agama Allah s.w.t. di medan perang. Maka syurgalah tempat bagi orang yang memiliki julukan syahid. Rasulullah s.a.w. menjamin syurga bagi orang seperti Amar ini.

Edited : Aster Prescott
Source : tanbihul_ghafilin.tripod.com




5 Jenis Pisau Survival Pilihan

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, hallo guten tag freund. An diesem Tag möchte ich über Messer zum Überleben teilen. Deshalb Überleben? weil es so wichtig für jeden Menschen das Leben nicht nur in schwierigen Situation, aber in jedem situatian wohl passiert. Sedikit berbahasa Jerman ya sobat supaya agak bekerja sesuai moto blog ini "Education Learning". Ya tadi itu artinya pada siang ini Ast mau share tentang pisau survival. Mengapa survival? ya karena ini sangat penting bagi setiap kehidupan manusia "hidup itu dalam artian meyeluruh ya survival dari macam-macam kemungkinan yang terjadi"  tidak hanya dalam situasi sulit tetapi di setiap situatian yang mungkin terjadi.

Untuk sekedar pengtahuan sobat Ast, kita akan membahas 5 jenis pisau pilihan yang bisa digunakan untuk survival. Dari berbagai macam pisau yang terpilih adalah, silahkan disimak ;





Begini Cara Menjaga Performa Baterai Gadget Anda


REPUBLIKA.CO.ID, Seperti diketahui, saat ini banyak gadget yang mengusung charger yang memiliki rongga Micro-USB. Bagaikan sebuah charger universal, pengguna Galaxy S III bisa mengisi daya dengan menggunakan charger BlackBerry. Tapi, apakah ini baik?

Dari hasil pengujian TechHive Lab yang dikutip JerukNipis, charger original atau bawaan dari sebuah gadget memiliki kecepatan lebih baik dibandingkan charger lainnya, meskipun memiliki jenis kabel dan rongga yang sama. Untuk itu, jangan pernah menggunakan charger yang sama untuk perangkat yang berbeda karena akan mempengaruhi kinerja dari charger maupun perangkat tersebut dalam merespon 'siraman' daya. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan dari kapasitas masing-masing baterai, di mana kebanyakan smartphone rata-rata berkapasitas 2000 mAH, sedangkan tablet bisa mencapai di atas 3000 mAH.

Jadi, misalnya kamu adalah pengguna iPhone dan iPad, memang sejatinya sah-sah saja menggunakan charger yang sama untuk kedua perangkat tersebut. Tapi sebaiknya berikan 10-15 jam setelah melakukan pengisian dari perangkat satu ke perangkat lainnya, agar charger tersebut memiliki waktu untuk beristirahat.

Bagi yang suka mengisi baterai smartphone atau tablet melalui jaringan daya yang tersambung dari laptop, sebaiknya pertimbangkan kondisi bahwa setiap laptop memiliki performa USB port yang berbeda. Jangan pernah samakan kondisi mengisi baterai dengan charger original dengan via USB port di laptop. Jika biasanya kamu membutuhkan waktu 2 jam untuk mengisi penuh smartphone dengan charger original, lewat laptop kamu membutuhkan waktu bisa tiga kali lipatnya.

Bagaimanapun juga, memang tidak ada kinerja yang lebih baik dalam mengisi daya sebuah gadget dibandingkan charger bawaannya. Jadi, jika dalam kondisi kamu berpergian dengan membawa empat gadget yang berbeda, sebaiknya relakan diri untuk membawa empat charger yang berbeda pula.

Edited : Aster Prescott
Source : REPUBLIKA.CO.ID




Kamis, 28 Maret 2013

Slogan, Moto Dan Semboyan Nazi Jerman

 

"Sieg Heil!"
"Hidup kejayaan!"

"Heil Hitler!"
"Hidup Hitler!"

"Arbeit macht frei"
"Kerja menghasilkan kebebasan"

"Ein Volk, ein Reich, ein Führer!"
"Satu masyarakat, satu bangsa, satu pemimpin!"

"Deutschland, erwache!"
"Jerman, bangkitlah!"

"Die Juden sind unser Unglück!"
"Yahudi adalah sumber masalah kita!"

"Lang lebe unser ruhmvoller Führer!"
"Panjang umur pemimpin kami yang agung!"

"Heute Deutschland, morgen die Welt!"
"Jerman hari ini, dunia esok hari!"

"Die Deutschen immer vor dem Ausländer und den Juden!"
"Orang Jerman selalu di depan orang asing dan Yahudi!"

"Sicher ist der Jude auch ein Mann, aber der Floh ist auch ein Tier.."
"Sudah jelas kalau orang Yahudi adalah manusia, tetapi kutu juga seekor hewan ..."

"Arbeit; Freiheit; Brot"
"Kerja; Kebebasan; Roti"

"Die Juden sind unser unglück!"
"Yahudi adalah sumber masalah kita!"

Edited : Aster Prescott
Source : forum.detik.com, alifrafikkhan.blogspot.com




Keberadaan Nazi Jerman Di Indonesia

 

Dibawah bendera Matahari Terbit dan Swastika (yang dipasang terbalik!), para pelaut Jerman & Jepang dalam resepsi penyambutan awak U-511 di Penang tahun 1943

 

Fregattenkapitän Wilhelm Dommes, Jagoan kapal selam yang berhasil menenggelamkan 8 kapal musuh dan menjadi komandan armada U-boat Jerman di Asia Tenggara


 

Wilhelm Dommes (kiri) bersama dengan Kapten Ariizumi (tengah) di bekas pangkalan udara Inggris di Penang



 

Deutscher Soldatenfriedhof, Cikopo - Bogor

 

Kuburan para pelaut Jerman di Deutscher Soldatenfriedhof, Cikopo - Bogor

 
Tak banyak orang yang mengetahui bahwa selama penjajahan militer Jepang di bumi Indonesia (1942-1945), beberapa satuan kapal selam Jerman ikut “bercokol” disini untuk membantu Jepang dalam peperangannya melawan Sekutu di Asia (seperti diketahui, Jerman dan Jepang bersekutu melawan Amerika dan kawan-kawan selama berlangsungnya Perang Dunia II). Meskipun peranan mereka nyaris dilupakan dan bahkan tak banyak orang yang mengetahuinya, tapi satuan kapal selam Jerman ini, tak bisa dipungkiri, telah mewarnai salah satu babakan dalam sejarah Indonesia yang paling kelam.

Saya merasa “terpanggil” (bahasanya gitu loh!) untuk mengangkat masalah ini setelah melihat betapa sedikitnya pemberitaan/penulisan sejarah mengenai mereka. Padahal peranan mereka bisa dikatakan penting mengingat betapa besarnya kerugian Sekutu akibat serangan dari kapal-kapal selam ini. Tercatat, 13 kapal laut, baik kapal perang maupun kapal barang, dan 1 buah pesawat tempur Sekutu menjadi korban keganasan satuan kapal selam Jerman yang biasa disebut Wolfpack ini. Dari pihak Jerman sendiri bukannya tidak menderita kerugian, tercatat 8 buah kapal selamnya yang ditenggelamkan oleh Sekutu (2 di antaranya ditenggelamkan sesudah Perang Dunia berakhir), dan 283 pelaut terbaiknya yang tewas!




Bukti Kebohongan Holocaust "Ganyang Yahudi!!!"

Tentara Jerman bersama tawanan Yahudi tak lama setelah penyerbuan ke Polandia (1939).


Seorang prajurit unit Einsatzgruppe mengeksekusi Yahudi Rusia dalam sebuah lubang dengan disaksikan rekan-rekan mereka


Bahkan Ku Klux Klan pun menolak klaim Holocaust yang digembar-gemborkan Yahudi!


Peta kamp konsentrasi SS di Eropa


Selain Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, belum pernah ada tokoh di dunia yang berani secara terang-terangan mengatakan keberadaan holocaust hanya sekedar mitos. Sebab, bagi banyak orang, khususnya di Barat dan Eropa, menolak keyakinan keberadaan Holoucaust bisa dianggap sebagai anti semit’ dan sebuah pelanggaran tidak sepele.

Holocaust, yang diklaim kaum Yahudi sebagai peristiwa pembantaian oleh Nazi Jerman di bawah Adof Hitler di masa Perang Dunia II -kaum Yahudi juga menyebutnya sebagai the final solution- dan dianggap menyebabkan lebih dari enam juta kaum Yahudi dibantai di ruang gas di kamp-kamp Auschwitz tak lain hanyalah kebohongan’ tergoranisir dan tercanggih di abad ini.




Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Diketik Menggunakan Mesin Ketik Nazi!

Mesin ketik U-boat typing machine kriegsmarine

Mesin ketik U-boat typing machine kriegsmarine

Naskah proklamasi kemerdekaan

U-boat document monsun

Tahukah anda, bahwa secara tidak langsung, Nazi Jerman mempunyai ‘peranan’ terhadap jalannya Proklamasi Kemerdekaan? Dengan cara yang unik, mesin ketik yang biasa dipakai oleh awak Kriegsmarine (Angkatan Laut) Jerman pada waktu itu, menjadi factor penting dalam hal penulisan naskah Proklamasi Kemerdekaan bangsa kita tercinta! Fakta menarik lainnya adalah betapa miripnya naskah Proklamasi Kemerdekaan ini dengan dokumen asli yang diperuntukkan pada awak U-boat yang bermarkas di Jakarta!




Nasehat berharga dari Imam Asy-Syafi’i rahimahullah


Beliau rahimahullah berkata dalam kitab Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i,

Aku melihat pemilik ilmu hidupnya mulia walau ia dilahirkan dari orangtua terhina.
Ia terus menerus menerus terangkat hingga pada derajat tinggi dan mulia.
Umat manusia mengikutinya dalam setiap keadaan laksana pengembala kambing ke sana sini diikuti hewan piaraan.
Jikalau tanpa ilmu umat manusia tidak akan merasa bahagia dan tidak mengenal halal dan haram.





Rabu, 27 Maret 2013

Kisah sahabat Abu Darda Radhiyallahu Anhu

Uwaimir bin Malik al-Khazraji yang lebih dikenal dengan nama Abu Darda bangun dari tidurnya pagi-pagi sekali. Setelah itu, dia menuju berhala sembahannya di sebuah kamar yang paling istimewa di dalam rumahnya. Dia membungkuk memberi hormat kepada patung tersebut, kemudian diminyakinya dengan wangi-wangian termahal yang terdapat dalam tokonya yang besar, sesudah itu patung tersebut diberinya pakaian baru dari sutera yang megah, yang diperolehnya kemarin dari seorang pedagang yang datang dari Yaman dan sengaja mengunjunginya.

Setelah matahari agak tinggi, barulah Abu Darda masuk ke rumah dan bersiap hendak pergi ke tokonya. Tiba-tiba jalan di Yastrib menjadi ramai, penuh sesak dengan para pengikut Nabi Muhammad yang baru kembali dari peperangan Badar. Di muka sekali terlihat sekumpulan tawanan terdiri dari orang-orang Quraisy. Abu Darda mendekati keramaian dan bertemu dengan seorang pemuda suku Khazraj. Abu Darda menanyakan kepadanya keberdaan Abdullah bin Rawahah. Pemuda Khazraj tersebut menjawab dengan hati-hati pertanyaan Abu Darda, karena dia tahu bagaimana hubungan Abu Darda dengan Abdullah bin Rawahah. Mereka tadinya adalah dua orang teman akrab di masa jahily. Setelah Islam datang, Abdullah bin Rawahah segera masuk Islam, sedangkan Abu Darda tetap dalam kemusyrikan. Tetapi, hal itu tidak menyebabkan hubungan persahabatan keduanya menjadi putus. Karena, Abdullah berjanji akan mengunjungi Abu Darda sewaktu-waktu untuk mengajak dan menariknya ke dalam Islam. Dia kasihan kepada Abu Darda, karena umurnya dihapiskan dalam kemusyrikan.




Trik Copy Artikel Dari Web Blog Yang Memblokir Klik Kanan

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Hallo Guten Morgen Freund. Pagi ini Ast ingin share tutorial tentang "Trik Copy Artikel Dari Web/Blog Yang Memblokir Klik Kanan" memang meyebalkan orang-orang rakus yang sok pinter itu ya. Mungkin orang yang memasang script anti klik kanan itu niatnya sih untuk memproteksi postingnya dari copas pengunjung supaya gak dijiplak postnya. Tapi bagaimana jika pengunjung ada tugas yang penting, dan materi yang ada di blog para orang rakus itu sesuai dan ketika sobat sudah senang mau copas eh gak bisa!. Sedangkan gak ada waktu untuk cari-cari cara buat lolos blocking tersebut.

Memang disable klik kanan ada untungnya "tapi hannya untuk si empunya blog yang rakus itu" tapi bannyakan ruginya sobat khususnya untuk para pengunjung. Satu kata untuk para orang-orang rakus yang juga kebetulan nyasar di blog ini "JIKA ANDA TIDAK MAU CAPEK MENDING MATI SAJA MAS/MBAK HIDUP ITU MELELAHKAN ENTE TIDUR AJA CAPEK MASA NULIS AJA ENTE GAK MAU CAPEK!". Silahkan disimak ;





Selasa, 26 Maret 2013

Bagaimana Menguji Power Supply Komputer

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Hallo Guten Abend Freund, Aduh... sebetulnya bannyak bahan yang Ast mau posting, tapi bener deh koneksi smartpret bener-bener kaya kampret. Ya mohon maaf ya sobat Ast mungkin posting yang satu ini bisa jadi penganjal sedikit dan ini saja postnya kebangetan karena koneksi internet smartpret bener-bener kampret. 

Mungkin sebagin dari sobat Ast pernah mau menguji PSU komputernya tetapi PSU itu sudah dicopot dari motherboar Pc sobat. Nah gimana tuh cara menguji PSU sobat? ini dia nih sobat, Ast punnya jawabnya. Oh iya sobat trik ini bisa juga digunakan untuk pengganti adaptor HDD atau DVD R/DVD RW sobat. Jadinya ketika adaptor portable HDD atau DVD sobat rusak dan mendesak trik ini bisa dipergunakan, silahkan disimak ;




Minggu, 24 Maret 2013

Fatimah Az Zahra Binti Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam

Pemimpin wanita pada masanya ini adalah putri ke 4 dari anak anak Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, dan ibunya adalah Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Sesungguhnya allah Subhanahu wa ta’ala menghendaki kelahiran Fathimah yang mendekati tahun ke 5 sebelum Muhammad diangkat menjadi Rasul, bertepatan dengan peristiwa besar yaitu ditunjuknya Rasulullah sebagai menengah ketika terjadi perselisiha antara suku Quraisy tentang siapa yang berhak meletakan kembali Hajar Aswad setelah Ka’abah diperbaharui. Dengan kecerdasan akalnya beliau mampu memecahkan persoalan yang hampir menjadikan peperangan diantara kabilah-kabilah yang ada di Makkah.

Kelahiran Fahimah disambut gembira oleh Rasulullahu alaihi wassalam dengan memberikan nama Fathimah dan julukannya Az-Zahra, sedangkan kunyahnya adalah Ummu Abiha (Ibu dari bapaknya).

Ia putri yang mirip dengan ayahnya, Ia tumbuh dewasa dan ketika menginjak usia 5 tahun terjadi peristiwa besar terhadap ayahnya yaitu turunnya wahyu dan tugas berat yang diemban oleh ayahnya. Dan ia juga menyaksikan kaum kafir melancarkan gangguan kepada ayahnya.sampai cobaan yang berat dengan meninggal ibunya Khadijah. Ia sangat pun sedih dengan kematian ibunya.

Pada saat kaum muslimin hijrah ke madinah, Fathima dan kakanya \ummu Kulsum tetap tinggal di Makkah sampai Nabi mengutus orang untuk menjemputnya.Setelah Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menikah dengan Aisyah binti Abu Bakar, para sahabat berusaha meminang Fathimah. Abu Bakar dan Umar maju lebih dahulu untuk meminang tapi nabi menolak dengan lemah lembut.Lalau Ali bin Abi Thalib dating kepada Rasulullah untuk melamar, lalu ketika nabi bertanya, “Apakah engkau mempunyai sesuatu ?”, Tidak ada ya Rasulullah,” jawabku. “ Dimana pakaian perangmu yang hitam, yang saya berikan kepadamu,” Tanya beliau. “ Masih ada padaku wahai Rasulullah,” jawabku. “Berikan itu kepadanya (Fatihmah) sebagai mahar,”.kata beliau.

Lalu ali bergegas pulang dan membawa baju besinya, lalu Nabi menyuruh menjualnya dan baju besi itu dijual kepada Utsman bin Affat seharga 470 dirham, kemudian diberikan kepada Rasulullah dan diserahkan kepada Bilal untuk membeli perlengkapan pengantin.

Kaum muslim merasa gembira atas perkawinan Fathimah dan Ali bin Abi Thalib, setelah setahun menikah lalu dikaruniai anak bernama Al- Hasan dan saat Hasan genap berusia 1 tahun lahirlah Husein pada bulan Sya’ban tahun ke 4 H. pada tahun kelima H ia melahirkan anak perempuan bernama Zainab dan yang terakhir benama Ummu Kultsum.

Rasullah sangat menyayangi Fathimah, setelah Rasulullah bepergian ia lebih dulu menemui Fathimah sebelum menemui istri istrinya. Aisyah berkata ,” Aku tidak melihat seseorang yang perkataannya dan pembicaraannya yang menyerupai Rasulullah selain Fathimah, jika ia dating mengunjungi Rasulullah, Rasulullah berdiri lalu menciumnya dan menyambut dengan hangat, begitu juga sebaliknya yang diperbuat Fathimah bila Rasulullah dating mengunjunginya.”.

Rasulullah mengungkapkan rasa cintanya kepada putrinya takala diatas mimbar:” Sungguh Fathima bagian dariku , Siapa yang membuatnya marah bearti membuat aku marah”. Dan dalam riwayat lain disebutkan,” Fathimah bagian dariku, aku merasa terganggu bila ia diganggu dan aku merasa sakit jika ia disakiti.”.

Setelah Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam menjalankan haji wada’ dan ketika ia melihat Fathima, beliau menemuinya dengan ramah sambil berkata,” Selamat datang wahai putriku”. Lalu Beliau menyuruh duduk disamping kanannya dan membisikan sesuatu, sehingga Fathimah menangis dengan tangisan yang keras, tak kala Fathimah sedih lalu Beliau membisikan sesuatu kepadanya yang menyebabkan Fathimah tersenyum.

Takala Aisyah bertanya tentang apa yang dibisiknnya lalu Fathimah menjawab,” Saya tak ingin membuka rahasia”. Setelah Rasulullah wafat, Aisyah bertanya lagi kepada Fathimah tentang apa yang dibisikan Rasulullah kepadanya sehingga membuat Fathimah menangis dan tersenyum. Lalu Fathimah menjawab,” Adapun yang Beliau kepada saya pertama kali adalah beliau memberitahu bahwa sesungguhnya Jibril telah membacakan al-Qura’an dengan hapalan kepada beliau setiap tahun sekali, sekarang dia membacakannya setahun 2 kali, lalu Beliau berkata “Sungguh saya melihat ajalku telah dekat, maka bertakwalah dan bersabarlah, sebaik baiknya pendahulu untukmu adalah Aku.”. Maka akupun menangis yang engkau lihat saat kesedihanku. Dan saat Beliau membisikan yang kedua kali, Beliau berkata,” Wahai Fathimah apakah engkau tidak suka menjadi penghulu wanita wanita penghuni surga dan engkau adalah orang pertama dari keluargaku yang akan menyusulku”. Kemudian saya tertawa.

Takala 6 bulan sejak wafatnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, Fathimah jatuh sakit, namaun ia merasa gembira karena kabar gembira yang diterima dari ayahnya. Tak lama kemudian iapun beralih ke sisi Tuhannya pada malam selasa tanggal 13 Ramadhan tahun 11 H dalam usia 27 tahun.

Edited : Aster Prescott
Source : Disalin dari Buku Sirah Shahabiyah karya Mahmud mahdi al Istambuli & Musthafa Abu an Nashr asy Syalabi, Penerbit Maktabah Press, Tahun 2006.




Sultan Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Romawi Ortodoks "Konstantinopel"


Nabi Muhammad SAW bersabda; “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

Dari Abu Qubail berkata: Ketika kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu; Konstantinopel atau Rumiyah?
Abdullah meminta kotak dengan lingkaran-lingkaran miliknya. Kemudian dia mengeluarkan kitab. Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah/Roma?
Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel.
(HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim. Adz-Dzahabi sepakat dengan al-Hakim. Sementara Abdul Ghani al-Maqdisi berkata: Hadits ini hasan sanadnya. Al-Albani sependapat dengan al-Hakim dan adz-Dzahabi bahwa hadits ini shahih.

Ada dua kota yang disebut dalam nubuwwat nabi di hadits tersebut;

1. Konstantinopel
Kota yang hari ini dikenal dengan nama Istambul, Turki. Dulunya berada di bawah kekuasaan Byzantium yang beragama Kristen Ortodoks. Tahun 857 H / 1453 M, kota dengan benteng legendaris tak tertembus akhirnya runtuh di tangan Sultan Muhammad al-Fatih, sultan ke-7 Turki Utsmani.

2. Rumiyah
Dalam kitab Mu’jam al-Buldan dijelaskan bahwa Rumiyah yang dimaksud adalah ibukota Italia hari ini, yaitu Roma. Para ulama termasuk Syekh al-Albani pun menukil pendapat ini dalam kitabnya al-Silsilah al-Ahadits al-Shahihah.

Kontantinopel telah dibuka 8 abad setelah Rasulullah menjanjikan nubuwwat tersebut. Tetapi Roma, hingga hari ini belum kunjung terlihat bisa dibuka oleh muslimin. Ini menguatkan pernyataan Nabi dalam hadits di atas. Bahwa muslimin akan membuka Konstantinopel lebih dulu, baru Roma.

Itu artinya, sudah 15 abad sejak Rasul menyampaikan nubuwwatnya tentang penaklukan Roma, hingga kini belum juga Roma jatuh ke tangan muslimin.

Kekaisaran Romawi terpecah dua, Katholik Roma di Vatikan dan Yunani Orthodoks di Byzantium atau Constantinople yang kini menjadi Istanbul. Perpecahan tersebut sebagai akibat konflik gereja meskipun dunia masih tetap mengakui keduanya sebagai pusat peradaban. Constantine The Great memilih kota di selat Bosphorus tersebut sebagai ibukota, dengan alasan strategis di batas Eropa dan Asia, baik di darat sebagai salah satu Jalur Sutera maupun di laut antara Laut Tengah dengan Laut Hitam dan dianggap sebagai titik terbaik sebagai pusat kebudayaan dunia, setidaknya pada kondisi geopolitik saat itu.

Yang mengincar kota ini untuk dikuasai termasuk bangsa Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, Arab Muslim dan Pasukan Salib meskipun misi awalnya adalah menguasai Jerusalem. Arab-Muslim terdorong ingin menguasai Byzantium tidak hanya karena nilai strategisnya, tapi juga atas kepercayaan kepada ramalan Rasulullah SAW melalui riwayat Hadits di atas.

Sayangnya, prestasi yang satu itu, yaitu menaklukkan kota kebanggaan bangsa Romawi, Konstantinopel, tidak pernah ada yang mampu melakukannya. Tidak dari kalangan sahabat, tidak juga dari kalangan tabi`in, tidak juga dari kalangan khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah.

Di masa sahabat, memang pasukan muslim sudah sangat dekat dengan kota itu, bahkan salah satu anggota pasukannya dikuburkan di seberang pantainya, yaitu Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahuanhu. Tetapi tetap saja kota itu belum pernah jatuh ke tangan umat Islam sampai 800 tahun lamanya.

Konstantinopel memang sebuah kota yang sangat kuat, dan hanya sosok yang kuat pula yang dapat menaklukkannya. Sepanjang sejarah kota itu menjadi kota pusat peradaban barat, dimana Kaisar Heraklius bertahta. Kaisar Heraklius adalah penguasa Romawi yang hidup di zaman Nabi SAW, bahkan pernah menerima langsung surat ajakan masuk Islam dari beliau SAW.

Ajakan Nabi SAW kepada sang kaisar memang tidak lantas disambut dengan masuk Islam. Kaisar dengan santun memang menolak masuk Islam, namun juga tidak bermusuhan, atau setidaknya tidak mengajak kepada peperangan.




Jumat, 22 Maret 2013

Wallch Membuat Desktop Ubuntu 12.04 Menjadi Lebih Berwarna

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Hallo Guten Nachmittag, wie geht es dir Freund?. Time for Linux, sobat Ast tahu kan windows 7. Dalam desktop windows 7 itu kita bisa menganti-ganti wallpaper secara otomatis. Weißt du das? dalam Linux Ubuntu 12.04 juga bisa lho seperti windows 7, menganti wallpaper secara otomatis. Nah kali ini "Wallch" lah aplikasinya.

Ubuntu jika gak banyak di oprek sendiri terasa amat membosankan juga ya, sesuai dengan misinya diciptakan operating system open source ini "Linux" adalah supaya semua user bebas menambahkan atau mengkurangi apa-apa saja yang user butuhkan. Bagaimana sobat Linux asyik khan...

Mari sobat kita bahas tutorialnya disini, sebelumnya Ast mau mengajak lagi nih, ayo sobat-sobat Ast pakailah Linux dari sekarang supaya gak gaptek juga kali ya. Nantinya Linux ini juga pasti akan sangat familiar seperti halnya Windows. dan setiap pengguna komputer seharunya mereka tahu lebih dari satu operating system. Silahkan disimak ;




Rabu, 20 Maret 2013

Mush`ab bin Umair, Duta Islam yang Pertama


Mush`ab bin Umair salah seorang diantara para sahabat Nabi. Ia seorang remaja Quraisy terkemuka, gagah dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan. Para ahli sejarah melukiskan semangat kemudaannya dengan kalimat: `Seorang warga kota Makkah yang mempunyai nama paling harum.`

Mush'ab lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, dan tumbuh dalam lingkungannya. Mungkin tak seorang pun di antara anak-anak muda Makkah yang beruntung dimanjakan oleh kedua orang tuanya sebagaimana yang dialami Mush'ab bin Umair.

Mungkinkah kiranya anak muda yang serba kecukupan, biasa hidup mewah dan manja, menjadi buah-bibir gadis-gadis Makkah dan menjadi bintang di tempat-tempat pertemuan, akan meningkat menjadi tamsil dalam semangat kepahlawanan?

Suatu hari, anak muda ini mendengar berita yang telah tersebar luas di kalangan warga Makkah mengenai Muhammad Al-Amin, yang mengatakan dirinya telah diutus Allah sebagai pembawa berita suka maupun duka, sebagai dai yang mengajak umat beribadah kepada Allah Yang Maha Esa.

Di antara berita yang didengarnya ialah bahwa Rasulullah bersama pengikutnya biasa mengadakan pertemuan di suatu tempat yang terhindar jauh dari gangguan gerombolan Quraisy dan ancaman-ancamannya, yaitu di bukit Shafa di rumah Arqam bin Abil Arqam.

Maka pada suatu senja, didorong oleh kerinduannya, pergilah ia ke rumah Arqam menyertai rombongan itu. Di tempat itu Rasulullah SAW sering berkumpul dengan para sahabatnya, mengajarkan mereka ayat-ayat Alquran dan mengajak mereka beribadah kepada Allah Yang Maha Akbar.

Baru saja Mush'ab mengambil tempat duduknya, ayat-ayat Alqur'an mulai mengalir dari kalbu Rasulullah bergema melalui kedua bibirnya dan sampai ke telinga, meresap di hati para pendengar. Di senja itu Mush'ab pun terpesona oleh untaian kalimat Rasulullah yang tepat menemui sasaran di kalbunya.

Khunas binti Malik yakni ibunda Mush'ab, adalah seorang yang berkepribadian kuat dan pendiriannya tak dapat ditawar atau diganggu gugat, Ia wanita yang disegani bahkan ditakuti. Ketika Mush'ab memeluk Islam, tiada satu kekuatan pun yang ditakuti dan dikhawatirkannya selain ibunya sendiri.

Bahkan walau seluruh penduduk Makkah beserta berhala-berhala para pembesar dan padang pasirnya berubah rupa menjadi suatu kekuatan yang menakutkan yang hendak menyerang dan menghancurkannya, tentulah Mush'ab akan menganggapnya enteng. Tapi tantangan dari ibunya, bagi Mush'ab tidak dapat dianggap kecil. Ia pun segera berpikir keras dan mengambil keputusan untuk menyembunyikan keislamannya sampai terjadi sesuatu yang dikehendaki Allah.

Demikianlah ia senantiasa bolak-balik ke rumah Arqam menghadiri majelis Rasulullah, sedang hatinya merasa bahagia dengan keimanan dan sedia menebusnya dengan amarah murka ibunya yang belum mengetahui berita keislamannya.

Tetapi di kota Makkah tiada rahasia yang tersembunyi, apalagi dalam suasana seperti itu. Mata kaum Quraisy berkeliaran di mana-mana mengikuti setiap langkah dan menyelusuri setiap jejak. Kebetulan seorang yang bernama Utsman bin Thalhah melihat Mush'ab memasuki rumah Arqam secara sembunyi. Kemudian pada hari yang lain dilihatnya pula ia shalat seperti Muhammad SAW. Secepat kilat ia mendapatkan ibu Mush'ab dan melaporkan berita yang dijamin kebenarannya.

Berdirilah Mush'ab di hadapan ibu dan keluarganya serta para pembesar Makkah yang berkumpul di rumahnya. Dengan hati yang yakin dan pasti dibacakannya ayat-ayat Alquran yang disampaikan Rasulullah untuk mencuci hati nurani mereka, mengisinya dengan hikmah dan kemuliaan, kejujuran dan ketakwaan.

Ketika sang ibu hendak membungkam mulut putranya dengan tamparan keras, tiba-tiba tangan yang terulur bagai anak panah itu surut dan jatuh terkulai, ketika melihat cahaya yang membuat wajah putranya berseri cemerlang itu kian berwibawa. Karena rasa keibuannya, ibunda Mush'ab tak jadi menyakiti putranya. Dibawalah puteranya itu ke suatu tempat terpencil di rumahnya, lalu dikurung dan dipenjarakannya dengan rapat.

Demikianlah beberapa lama Mush'ab tinggal dalam kurungan sampai saat beberapa orang Muslimin hijrah ke Habasyah. Mendengar berita hijrah ini Mush'ab pun mencari muslihat, dan berhasil mengelabui ibu dan penjaga-penjaganya, lalu pergi ke Habasyah melindungkan diri. Ia tinggal di sana bersama saudara-saudaranya kaum Muslimin, lalu pulang ke Makkah. Kemudian ia pergi lagi hijrah kedua kalinya bersama para sahabat atas titah Rasulullah dan karena taat kepadanya.

Pada Suatu hari ia tampil di hadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sekeliling Rasulullah SAW. Demi memandang Mush'ab, mereka menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush'ab memakai jubah usang yang bertambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka—pakaiannya sebelum masuk Islam—tak ubahnya bagaikan kembang di taman, berwarna-warni dan menghamburkan bau yang wangi.

Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati. Pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya berkata, "Dahulu aku lihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya."

Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting saat itu. Ia menjadi duta atau utusan Rasul ke Madinah untuk mengajarkan agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah di bukit Aqabah. Di samping itu, ia juga mempersiapkan kota Madinah untuk menyambut hijrah Rasulullah sebagai peristiwa besar.

Sebenarnya, di kalangan sahabat ketika itu masih banyak yang lebih tua, lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Tetapi Rasulullah menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab. Dan bukan tidak menyadari sepenuhnya bahwa beliau telah memikulkan tugas amat penting ke atas pundak pemuda itu dan menyerahkan kepadanya tanggung jawab nasib Agama Islam di kota Madinah.

Mush'ab memikul amant itu dengan bekal karunia Allah kepadanya, berupa pikiran yang cerdas dan budi yang luhur. Dengan sifat zuhud, kejujuran dan kesungguhan hati, ia berhasil melunakkan dan menawan hati penduduk Madinah hingga mereka berduyun-duyun masuk Islam. Ketika tiba di Madinah pertama kali, ia mendapati kaum Muslimin tidak lebih dari dua belas orang, yakni hanya orang-orang yang telah baiat di bukit Aqabah. Namun beberapa bulan kemudian, meningkatlah jumlah orang-orang yang memenuhi panggilan Allah dan Rasul-Nya.

Mush'ab memahami tugas dengan sepenuhnya, hingga tak terlanjur melampaui batas yang telah diterapkan. Ia sadar bahwa tugasnya adalah menyeru kepada Allah, menyampaikan berita gembira lahirnya suatu agama yang mengajak manusia mencapai hidayah Allah, membimbing mereka ke jalan yang lurus. Akhlaknya mengikuti pola hidup Rasulullah SAW yang diimaninya yang mengemban kewajiban hanya menyampaikan belaka. Demikianlah duta Rasulullah yang pertama itu telah mencapai hasil gemilang yang tiada taranya, suatu keberhasilan yang memang wajar dan layak diperolehnya.

Dalam Perang Uhud, Mush'ab bin Umair adalah salah seorang pahlawan dan pembawa bendera perang. Ketika situasi mulai gawat karena kaum Muslimin melupakan perintah Nabi, maka ia mengacungkan bendera setinggi-tingginya dan bertakbir sekeras-kerasnya, lalu maju menyerang musuh. Targetnya, untuk menarik perhatian musuh kepadanya dan melupakan Rasulullah SAW. Dengan demikian ia membentuk barisan tentara dengan dirinya sendiri.

Tiba-tiba datang musuh bernama Ibnu Qumaiah dengan menunggang kuda, lalu menebas tangan Mush'ab hingga putus, sementara Mush'ab meneriakkan, "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul."

Maka Mush'ab memegang bendera dengan tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Musuh pun menebas tangan kirinya itu hingga putus pula. Mush'ab membungkuk ke arah bendera, lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil berucap, "Muhammad itu tiada lain hanyalah seorang Rasul, dan sebelumnya telah didahului oleh beberapa Rasul."

Lalu orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak, dan menusukkannya hingga tombak itu pun patah. Mush'ab pun gugur, dan bendera jatuh. Ia gugur sebagai bintang dan mahkota para syuhada.

Rasulullah bersama para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Ketika sampai di tempat terbaringnya jasad Mush'ab, bercucuranlah dengan deras air matanya.

Tak sehelai pun kain untuk menutupi jasadnya selain sehelai burdah. Andai ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan di kakinya, terbukalah kepalanya. Maka Rasulullah SAW bersabda, "Tutupkanlah ke bagian kepalanya, dan kakinya tutuplah dengan rumput idzkhir!"

Kemudian sambil memandangi burdah yang digunakan untuk kain penutup itu, Rasulullah berkata, "Ketika di Makkah dulu, tak seorang pun aku lihat yang lebih halus pakaiannya dan lebih rapi rambutnya daripadanya. Tetapi sekarang ini, dengan rambutmu yang kusut masai, hanya dibalut sehelai burdah."

Setelah melayangkan pandang, ke arah medan laga serta para syuhada, kawan-kawan Mush'ab yang tergeletak di atasnya, Rasulullah berseru, "Sungguh, Rasulullah akan menjadi saksi nanti di hari kiamat, bahwa kalian semua adalah syuhada di sisi Allah!"

Kemudian sambil berpaling ke arah sahabat yang masih hidup, Rasulullah bersabda, "Hai manusia, berziarahlah dan berkunjunglah kepada mereka, serta ucapkanlah salam! Demi Allah yang menguasai nyawaku, tak seorang Muslim pun sampai hari kiamat yang memberi salam kepada mereka, pasti mereka akan membalasnya."

Edited : Aster Prescott
Source : REPUBLIKA.CO.ID




Kisah Sahabat Nabi Abdurrahman bin Auf


Abdurrahman bin Auf termasuk kelompok delapan orang yang mula-mula masuk Islam. Ia juga tergolong sepuluh sahabat yang diberi kabar gembira oleh Rasulullah masuk surga dan termasuk enam orang sahabat yang bermusyawarah dalam pemilihan khalifah setelah Umar bin Al-Khathab. Di samping itu, ia adalah seorang mufti yang dipercayai Rasulullah berfatwa di Madinah selama beliau masih hidup.

Pada masa Jahiliyah, ia dikenal dengan nama Abd Amr. Setelah masuk Islam, Rasulullah memanggilnya Abdurrahman bin Auf. Ia memeluk Islam sebelum Rasulullah menjadikan rumah Al-Arqam sebagai pusat dakwah. Ia mendapatkan hidayah dari Allah dua hari setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq memeluk Islam.

Seperti kaum Muslimin yang pertama-tama masuk Islam lainnya, Abdurrahman bin Auf tidak luput dari penyiksaan dan tekanan dari kaum kafir Quraisy. Namun ia tetap sabar dan tabah. Abdurrahman turut hijrah ke Habasyah bersama kawan-kawan seiman untuk menyelamatkan diri dan agama dari tekanan Quraiys.

Tatkala Rasulullah SAW dan para sahabat diizinkan Allah hijrah ke Madinah, Abdurrahman menjadi pelopor kaum Muslimin. Di kota yang dulu bernama Yatsrib ini, Rasulullah mempersaudarakan orang-orang Muhajirin dan Anshar. Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan dengan Sa'ad bin Rabi Al-Anshari.

Sa'ad termasuk orang kaya diantara penduduk Madinah, ia berniat membantu saudaranya dengan sepenuh hati, namun Abdurrahman menolak. Ia hanya berkata, "Tunjukkanlah padaku di mana letak pasar di kota ini!"

Sa'ad kemudian menunjukkan padanya di mana letak pasar. Maka mulailah Abdurrahman berniaga di sana. Belum lama menjalankan bisnisnya, ia berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk mahar nikah. Ia pun mendatangi Rasulullah seraya berkata, "Saya ingin menikah, ya Rasulullah," katanya.

"Apa mahar yang akan kau berikan pada istrimu?" tanya Rasul SAW.

"Emas seberat biji kurma," jawabnya.

Rasulullah bersabda, "Laksanakanlah walimah (kenduri), walau hanya dengan menyembelih seekor kambing. Semoga Allah memberkati pernikahanmu dan hartamu."

Sejak itulah kehidupan Abdurrahman menjadi makmur. Seandainya ia mendapatkan sebongkah batu, maka di bawahnya terdapat emas dan perak. Begitu besar berkah yang diberikan Allah kepadanya sampai ia dijuluki 'Sahabat Bertangan Emas'.

Pada saat Perang Badar meletus, Abdurrahman bin Auf turut berjihad fi sabilillah. Dalam perang itu ia berhasil menewaskan musuh-musuh Allah, di antaranya Umar bin Utsman bin Ka'ab At-Taimy. Begitu juga dalam Perang Uhud, dia tetap bertahan di samping Rasulullah ketika tentara Muslimin banyak yang meninggalkan medan perang.

Abdurrahman bin Auf adalah sahabat yang dikenal paling kaya dan dermawan. Ia tak segan-segan mengeluarkan hartanya untuk jihad di jalan Allah. Pada waktu Perang Tabuk, Rasulullah memerintahkan kaum Muslimin untuk mengorbankan harta benda mereka. Dengan patuh Abdurrahman bin Auf memenuhi seruan Nabi SAW. Ia memelopori dengan menyerahkan dua ratus uqiyah emas.

Mengetahui hal tersebut, Umar bin Al-Khathab berbisik kepada Rasulullah, "Sepertinya Abdurrahman berdosa karena tidak meninggalkan uang belanja sedikit pun untuk keluarganya."

Rasulullah bertanya kepada Abdurrahman, "Apakah kau meninggalkan uang belanja untuk istrimu?"

"Ya," jawabnya. "Mereka kutinggalkan lebih banyak dan lebih baik daripada yang kusumbangkan."

"Berapa?" tanya Rasulullah.

"Sebanyak rezeki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah."

Pasukan Muslimin berangkat ke Tabuk. Dalam kesempatan inilah Allah memuliakan Abdurrahman dengan kemuliaan yang belum pernah diperoleh siapa pun. Ketika waktu shalat tiba, Rasulullah terlambat datang. Maka Abdurrahman bin Auf yang menjadi imam shalat berjamaah. Setelah hampir selesai rakaat pertama, Rasulullah tiba, lalu shalat di belakangnya dan mengikuti sebagai makmum. Sungguh tak ada yang lebih mulia dan utama daripada menjadi imam bagi pemimpin umat dan pemimpin para nabi, yaitu Muhammad SAW.

Setelah Rasulullah wafat, Abdurrahman bin Auf bertugas menjaga kesejahteraan dan keselamatan Ummahatul Mukminin (para istri Rasulullah). Dia bertanggung jawab memenuhi segala kebutuhan mereka dan mengadakan pengawalan bagi ibu-ibu mulia itu bila mereka bepergian.

Suatu ketika Abdurrahman bin Auf membeli sebidang tanah dan membagi-bagikannya kepada Bani Zuhrah, dan kepada Ummahatul Mukminin. Ketika jatah Aisyah ra disampaikan kepadanya, ia bertanya, "Siapa yang menghadiahkan tanah itu buatku?"

"Abdurrahman bin Auf," jawab si petugas.

Aisyah berkata, "Rasulullah pernah bersabda, 'Tidak ada orang yang kasihan kepada kalian sepeninggalku kecuali orang-orang yang sabar."

Begitulah, doa Rasulullah bagi Abdurrahman bin Auf terkabulkan. Allah senantiasa melimpahkan berkah-Nya, sehingga ia menjadi orang terkaya di antara para sahabat. Bisnisnya terus berkembang dan maju. Semakin banyak keuntungan yang ia peroleh semakin besar pula kedermawanannya. Hartanya dinafkahkan di jalan Allah, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Walau termasuk konglomerat terbesar pada masanya, namun itu tidak memengaruhi jiwanya yang dipenuhi iman dan takwa.

Berbahagialah Abdurrahman bin Auf dengan limpahan karunia dan kebahagiaan yang diberikan Allah kepadanya. Ketika meninggal dunia, jenazahnya diiringi oleh para sahabat mulia seperti Sa'ad bin Abi Waqqash dan yang lain. Dalam kata sambutannya, Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, "Engkau telah mendapatkan kasih sayang Allah, dan engkau berhasil menundukkan kepalsuan dunia. Semoga Allah selalu merahmatimu."

Edited : Aster Prescott
Source : REPUBLIKA.CO.ID




Selasa, 19 Maret 2013

Fungsi Duduk Iftirash Untuk Kesehatan


Sebagai Muslim, tentu kita melaksanakan shalat lima waktu setiap hari. Belum lagi shalat-shalat sunnah lainnya. Dalam shalat, kita melakukan duduk iftirash.

Sebagian besar dari kita mungkin belum mengetahui manfaat duduk di posisi iftirash dalam hal kesehatan. Jika kita melihat diagram refleksi di bawah ini, ketika kita berada dalam posisi iftirash, kaki kanan kita akan mendapatkan tekanan pada bagian atas kaki dan kaki kiri kita akan mendapatkan tekanan pada bagian bawah dan tengah kaki.

Posisi iftirash menghasilkan “tekanan refleksi” yang lengkap. Tetapi bagi mereka yang tidak meluruskan kaki kanan mereka secara vertikal, mereka tidak akan mendapatkan “tekanan refleksologi” untuk bagian-bagian tertentu dari tubuh saja (tidak termasuk otak, leher, tenggorokan, jantung, suara, sinus, kelenjar hipofisis, dll seperti yang ditunjukkan dalam diagram).

Saat duduk iftirasy, kita bertumpu pada pangkal paha yang dilewati saraf skiatik (nervus ischiadicus), hal ini dapat memelihara fungsi saraf skiatik. Hal ini dapat mencegah penyakit skiatika (ischialgia), yaitu gangguan di sepanjang daerah yang dipersarafi saraf skiatik yang menyebabkan nyeri dari punggung bagian bawah sampai kaki yang luar biasa sehingga menyebabkan penderitanya tidak mampu berjalan.

Sedangkan duduk Tahiyat Akhir atau tawarruk yang sempurna sangat baik bagi pria karena dapat membantu mencegah impotensi dan mencegah gangguan pada ureter, kandung kemih (vesica urinaria), vas deferens, dan uretra. Variasi posisi telapak kaki pada duduk iftirasy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian gerakan. Gerakan yang harmonis dan teratur inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ kaki kita.

“Aku melihat Nabi Muhammad SAW, ketika ia duduk selama rakaat (untuk membaca tahiyyat), duduk di kaki kirinya dan menginjakkan kaki kanannya lurus ke atas (posisi iftirash),” (HR Bukhari).

Edited : Aster Prescott
Source : http://kisahislami.com




Minggu, 17 Maret 2013

TABUN Senjata Rahasia Super Mematikan Jerman Pada Perang Dunia II


Assalamuallaikum sobat Ast Guten Abend. Nah ini dia sobat yang Ast paling suka dari sejarah yaitu, World War II (Perang Dunia Kedua). Buat Ast dalam World War II siapa lagi kalau bukan Jerman negara kesayangan Ast. Bannyak dari orang-orang yang sudah disesatkan oleh negra-negara penjajah seperti Amerika, Inggris juga Prancis dan para sektu-sekutunya yang berbicara asal saja kata mereka "Adolf Hitler manusia paling sadis dan tidak berperikemanusiaan!!, Nazi partai gak benar yang mau menguasai dunia!!, dan masih bannyak lagi kata-kata wong edane. 

Mereka tidak berfikir bahwa siapa yang sebenarnya negara yang bermasalah. Coba sobat pikirkan lagi Amerika, mereka merusak negra-negara Islam dan bannyak memperlakukan tahanan Muslim dengan kejam dan gak ada rasa kemanusiaan nya contoh tahanan Irak, Pakistan, dll. Amerika pendukung sejati Israel. Dan masih bannyak lagi kebejatan Amerika.

Inggris selalu berperan aktif membela sekutunya Amerika untuk menghancurkan umat Muslim dunia. Dan Inggris yang sudah mendukung Yahudi untuk membuat negara Israel dengan memasok sejata dan mengungsikan jutaan rakyat Yahudi untuk mengakui Palestina adalah tanahnya Yahudi setelah Jerman kalah perang dunia II. 

Perancis sedang gencar-gencarnya menjajah benua Afrika yang berpenduduk kaum Muslim. Dan ingin sekali menghancurkan kekuatan umat Muslim Afrika, supaya mereka bisa menguasai kekayaan alam benua hitam itu.

Sebetulnya "Sejarah Itu Ditulis Oleh Si Pemenang!!! Bukan Oleh Si Kalah!!!", jadi jika sobat-sobat semua mau berbicara sebaiknya baca dulu "lebih dari satu buku" supaya gak pada asal aja pembahasanya yang keluar dari mulut itu. 

Ast disini gak akan bannyak omong tentang Hitler dan Nazinya tapi ada tapinya nih pasti Ast akan bahas hal dua itu untuk meluruskan apa yang sudah terlanjur bengkok dimata dunia tapi ndak sekarang ya. Sekarang Ast cuma mau membahas tentang senjata inovativ Jerman yang bernama TABUN. Pembahasan ini menarik lho sobat, bisa untuk motivasi betapa cemerlang nya ide-ide dan kreativitas bangsa Arya satu ini, silahkan disimak;




Sabtu, 16 Maret 2013

Kejujuran Iblis kepada Rasulullah SAW


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, assalamualaikum. Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal ra. dari Ibnu Abbas ra.  Dia berkata "Pada suatu hari, kami bersama Rasulullah SAW sedang mengadakan pertemuan di rumah salah seorang sahabat Anshar di Madinah."

Tiba-tiba iblis memanggil dari luar,

Iblis : "Wahai penghuni rumah, apakah kalian mengizinkan aku masuk, karena kalian membutuhkan aku..?"

Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat,

Rasulullah SAW : "Apakah kalian tahu siapa yang berseru itu..?"

Para Sahabat : "Tentu Allah dan rasulnya yang lebih tahu."

Rasulullah SAW : "Dia adalah Iblis yang terkutuk..! Semoga Allah senantiasa melaknatnya."

Umar bin Khatab ra : "Wahai Rasulullah, apakah engkau mengizinkan aku membunuhnya..?"

Rasulullah SAW : "Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan (Hari Kiamat)..?" Sebagaimana permintaan Iblis sendiri kepada Allah SWT yang tercantum dalam Al-Qur'an "Iblis berkata, "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka di bangkitkan." (QS al-A'raf [7] : 14).  Kemudian Allah SWT mengabulkan permohonannya dengan jawaban yang terdapat pada ayat selanjutnya. "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh (hidup sampai Hari Kiamat)." (QS al-A'raf [7] : 15).

Rasulullah SAW melanjutkan perkataanya,

Rasulullah SAW : "Wahai sahabat, silahkan bukakan pintu untuknya, karena dia sedang diperintahkan Allah SWT.  Kemudian perhatikan dan pahamilah apa yang dia ucapkan nanti serta dengarkan apa yang akan dia sampaikan kepada kalian..!"

Kemudian pintu di buka dan Iblis masuk di tengah-tengah kami.  Ternyata dia adalah seorang yang sudah tua bangka dan buta sebelah matanya.  Dagunya berjanggut sebanyak tujuh helai yang panjangnya seperti ranbut kuda, kedua kelopak matanya masyquqatani (memanjang terbelah ke atas tidak ke samping).  Kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti taring babi, dan kedua bibirnya seperti bibir macan.  Dalam Alqur'an di gambarkan bahwa kepala setan seperti buah zaqqum, "Buahnya (Zaqqum) seperti kepala Setan-setan." (QS ash-Shaffat [37] : 65).

Iblis masuk,




Jumat, 15 Maret 2013

*Mein Buch* Pemilihan Khalifah Baru


Khalifah Umar bin Khattab sebelum wafat sering menyebut-nyebut Abu Ubaidah ibnu Jarrah yang pantas sebagai penggantinya. Namun orang yang disiapkan untuk menduduki kekhalifahan di jazirah Arab itu keburu meninggal.

Ada tokoh lain yang pantas menduduki kekhalifahan, yakni Abdul Rahman bin 'Auf. Sayang dia tidak bersedia menerima jabatan itu. Karena itulah kemudian jauh-jauh sebelumnya Khalifah Umar telah membentuk "Panitia Enam" yang bertugas memilih dan mengangkat Khalifah, paling lambat tiga hari sejak kursi kekhalifahan kosong.

Panitia Enam itu terdiri dari para tokoh umat Islam yaitu; Abdul Rahman bin 'Auf, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Sa'id bin Abi Waqqas, Thalhah, dan Zubair.

Karena itu, ketika Kalifah Umar bin Khattab mendadak wafat akibat tikaman seseorang di masjid, panitia bentukan umar itu bisa langsung bekerja. Meskipun Thalhah, salah seorang Panitia Enam sedang tidak ada di tempat karena melakukan perjalanan jauh.

Dengan lima anggota yang ada, panitia bersidang untuk musyawarah mengambil mufakat. Hasilnya, panitia sepakat menunjuk Abdul Rahman bin 'Auf sebagai formatir tunggal untuk mengambil keputusan terakhir, namun Abdul Rahman sendiri sudah menyatakan tak bersedia dipilih menjadi Khalifah.

Menerima amanat itu, Abdul Rahman mendatangi masing-masing anggota Panitia Enam untuk menampung semua aspirasi para calon. Sa'id bin Abi Waqqas memilih Utsman bin Affan. Zubair menyebut dua orang yang pantas menduduki kursi Khalifah, yaitu Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.

"Ustman yang lebih pantas menduduki jabatan itu," demikian kata Ali bin Abi Thalib ketika ditannya oleh Abdul Rahman.

Dari hasil tersebut, Abdul Rahman bin 'Auf memutuskan suara terbanyak memilih Utsman bin Affan. Maka pada hari yang ditentukan, yaitu hari keempat sejak kekosongan kursi Khalifah. Abdul Rahman bin 'Auf mengumumkan hasil pemilihan dan upacara pengangkatan Utsman bin Affan sebagai Khalifah baru.

Setelah Utsman bin Affan usai dilantik, tiba-tiba Thalhah datang dari perjalanan jauhnya. Maka ia diberitahu Utsman seputar perjalanan pemilihan dan pengangkatan dirinya sebagai Khalifah.

"Meskipun sudah resmi aku diangkat sebagai Khalifah, kalau Thalhah menyatakan keberatan, saya siap mundur. "Kata Utsman bin Affan".

Namun dengan jiwa yang besar, Thalhah justru menyatakan persetujuannya dan menyatakan sumpah setia kepada Khalifah yang baru. Demikian sikap kebesaran jiwa para pemimpin kaum muslimin di jaman para sahabat.

Created : Aster Prescott




Rabu, 13 Maret 2013

Bukan Sembarang Garis

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Selepas mengerjakan shalat ‘Isya’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpaling dan meraih tangan Abdullah bin Mas’ud lalu membawanya keluar hingga sampai di Baththaa’ Makkah (tanah lapang luas di kota Makkah). Beliau memerintahkannya duduk dan membatasinya dengan garis lalu bersabda, “Tetaplah engkau di garis itu, karena akan ada beberapa orang yang mendatangimu. Janganlah engkau ajak bicara karena mereka juga tidak akan mengajakmu bicara.”

Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berangkat ke tempat yang beliau kehendaki. Abdullah bin Mas’ud melanjutkan ceritanya, ”Ketika aku duduk di garisku tersebut datanglah beberapa orang lelaki yang warna kulit dan rambutnya hitam seperti aspal. Sampai-sampai aku tidak dapat melihat aurat dan kulit mereka. Mereka mendatangiku namun tidak melewati garis tersebut. Kemudian mereka pergi ke arah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pergi. Di akhir malam datanglah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menemuiku sementara aku masih tetap duduk di atas garisku. Beliau bersabda, “Aku tidak tidur semalaman ini!” Beliau duduk bersamaku di garis tersebut kemudian menyandarkan kepalanya di pahaku lalu tidur.

Beliau biasanya mendengkur kalau tidur. Ketika aku duduk dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidur berbantalkan pahaku tiba-tiba datanglah beberapa orang lelaki yang mengenakan pakaian putih. Masya Allah, wajah mereka sangat tampan. Mereka mendatangiku. Sebagian dari mereka duduk di dekat kepala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan sebagian lagi dekat kaki beliau. Kemudian mereka saling berbincang, “Belum pernah kita melihat seorang hamba diberi karunia seperti karunia yang diberikan kepada nabi ini, kedua matanya tertidur namun hatinya terjaga. Buatlah perumpamaan bagi dirinya! Perumpamaan seorang tuan yang membangun istana kemudian menyajikan hidangan lalu mengundang orang-orang untuk makan dan minum dari hidangan tersebut. Barang siapa yang memenuhi undangannya maka ia dapat makan dan minum dari hidangannya itu. Dan barang siapa yang tidak memenuhinya maka ia akan disiksa atau diazab.” Kemudian mereka menghilang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun terbangun dan berkata;

“Apakah engkau mendengar apa yang mereka katakana? Tahukah engkau engkau siapa mereka?”
 
“Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahuinya.” Jawabku.
 
“Mereka adalah malaikat, lalu tahukah kamu perumpamaan yang mereka buat?”  Tanya Rasul lagi.
 
“Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahuinya!” Jawabku.
Beliau berkata; “Perumpamaan yang mereka buat adalah Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan surga dan mengajak hamba-hamba-Nya kepadanya. Barang siapa memenuhi ajakan-Nya maka ia akan masuk ke dalam surga dan barang siapa tidak memenuhi ajakan-Nya maka ia akan disiksa atau diazab.”

Ada kisah lain yang hampir sama dengan kisah Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu di atas. Yaitu kisah Abu Dzar al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dan Muslim dalam Shahih mereka berdua, dari Abu Dzar al- Ghifari radhiyallahu ‘anhu ia berkata; “Ketika aku berjalan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di jalan kota Madinah menuju Uhud beliau bersabda, “Wahai Abu Dzar!”

Labbaika, ya Rasulullah.” Jawabku.

Nabi bersabda, “Aku tidak senang sekiranya aku memiliki emas sebesar gunung Uhud lalu setelah tiga hari masih tertinggal satu dinar padaku selain untuk membayar hutang. Aku pasti membagi-bagikannya kepada hamba-hamba Allah seperti ini.” Beliau membentangkan tangannya ke kanan dan ke kiri, kemudian ke belakang. Kemudian beliau berjalan dan bersabda, “Ingatlah, orang yang banyak harta itu yang paling sedikit pahalanya di akhirat, kecuali yang menyedekahkan hartanya ke kanan, ke kiri, ke muka, dan ke belakang. Tapi sedikit sekali orang berharta yang mau seperti ini.”

Kemudian beliau berpesan kepadaku, “Tetaplah di tempatmu, jangan pergi kemana-mana hingga aku kembali.”

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pergi di kegelapan malam hingga lenyap dari pandangan. Sepeninggal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam aku mendengar gemuruh dari arah beliau pergi. Aku khawatir jika ada bahaya yang menghadang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ingin rasanya aku menyusul beliau! Tapi aku ingat pesan beliau, “Tetaplah di tempatmu, jangan pergi kemana-mana!”

Akhirnya beliau kembali. Aku menceritakan tentang suara gemuruh yang kudengar dan kekhawatiranku terhadap keselamatan beliau. Aku menceritakan semuanya kepada beliau. Lalu beliau bersabda, ”Itu adalah malaikat Jibril ‘alaihissalam. Ia menyampaikan kepadaku, “Barang siapa di antara umatmu yang mati dengan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu sesuatupun, maka ia pasti akan masuk surga.”

Aku bertanya, “Meskipun ia berzina dan mencuri?”

“Meskipun ia berzina dan mencuri!” Jawab Beliau. (HR. Muttafaqun ‘Alaih)

Kaitannya dengan dua riwayat di atas kita sampaikan satu kisah tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq. Dalam kisah kali ini juga terdapat keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang melalui tangannya Allah memelihara dan menolong agama-Nya setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hingga Abu Hurairah berkata, “Demi Allah yang tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, sekiranya Abu Bakar tidak diangkat menjadi khalifah (sepeninggal Rasul) niscaya Allah tidak lagi disembah!” Ia mengatakannya kedua dan yang ketiga. Lalu dikatakan kepadanya, ”Tahan (ucapanmu) hai Abu Hurairah!” Lalu Abu Hurairah berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengerahkan pasukan yang dipimpin oleh Usamah bin Zaid ke negeri Syam. Ketika mereka tiba di Dzi Khasyab terdengarlah berita wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan murtadnya kabilah-kabilah Arab di sekitar kota Madinah. Maka berkumpullah sahabat-sahabat nabi menghadapi Abu Bakar, mereka berkata, “Wahai Abu Bakar, perintahkanlah pasukan yang dikirim ke negeri Syam supaya mereka kembali. Apakah engkau membiarkan mereka menghadapi tentara Romawi sementara orang-orang Arab di sekitar Madinah telah murtad!”

Maka beliau berkata, “Demi Allah yang tiada tuhan yang hak selain Dia, sekiranya sekumpulan anjing menarik kaki istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tidaklah aku menarik kembali pasukan yang telah dikirim oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tidaklah aku menurunkan bendera yang dipancangkan oleh beliau!”

Maka beliau tetap mengirim Usamah beserta pasukannya ke negeri Syam. Dan setiap kali melewati kabilah Arab yang ingin murtad pastilah kabilah itu berkata, “Sekiranya mereka (kaum muslimin) tidak memiliki kekuatan tentu tidaklah mengirim pasukan sebesar ini untuk menghadapi tentara Romawi!” Kita biarkan saja mereka hingga berhadapan dengan tentara Romawi!”

Maka bertemulah pasukan Usamah dengan tentara Romawi. Setelah melalui pertempuran yang sengit akhirnya pasukan Usamah dapat mengalahkan tentara Romawi, menghabisi mereka dan dapat kembali dengan selamat. Melihat itu kabilah-kabilah Arab yang semula ingin murtad kembali teguh keislamannya!”

Pelajaran Kisah :

1. Kepatuhan dengan arahan dan petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah hal yang mutlak dilakukan oleh setiap muslim. Para shahabat adalah yang patut kita contoh dalam hal ini.

2. Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak perlu diakal-akali. Sekali mendengar, hendaknya langsung ditaati. Cobalah renungkan garis yang dibuat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di depan dua shahabatnya tersebut. Secara akal tentu tidak akan dapat dicerna, menunggu di belakang garis hingga nabi datang. Namun mereka tetap taat. Di saat lain keteguhan Abu Bakar dalam menunaikan titah nabi juga sangat spektakuler di saat genting seperti itu. Beliau begitu teguh pendirian dalam menjalankannya.

3. Jalan kebenaran dan kebahagiaan adalah dengan selalu memegang sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kapan dan dimanapun kita berada.

4. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia yang paling mulia, bahkan di mata para malaikat Allah.

5. Seluruh umat Islam selama tidak melakukan syirik, akan dimasukkan ke dalam surga.

6. Allah akan memberikan pertolongan kepada kita, saat kita mau menolong (agama)-Nya. Dengan cara berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam secara murni sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Edited : Aster Prescott




Jenis-Jenis Kamera Digital Serta Kekurangan Dan Kelebihannya


Guten Morgen hallo freund, wie geht's?. Teknologi hari-hari ini memang sedang sangat berkembang secara pesatnya. Sampai-sampai untuk membedakan kamera digital saja mungkin rada susah ya sobat, mungkin sebagian orang berfikir bahwa kamera Digital Pocket atau kamera DSLR itu sama saja. Tetapi pada kenyataannya lain lho sobat dua-dua nya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nah ast juga hobby photography nih sobat, maka dari itu kali ini kita bahas dulu tentang jenis-jenis kamera digital. Mari yuk sama-sama kita bahas ;





Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.