LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Jumat, 29 Maret 2013

Begini Cara Menjaga Performa Baterai Gadget Anda


REPUBLIKA.CO.ID, Seperti diketahui, saat ini banyak gadget yang mengusung charger yang memiliki rongga Micro-USB. Bagaikan sebuah charger universal, pengguna Galaxy S III bisa mengisi daya dengan menggunakan charger BlackBerry. Tapi, apakah ini baik?

Dari hasil pengujian TechHive Lab yang dikutip JerukNipis, charger original atau bawaan dari sebuah gadget memiliki kecepatan lebih baik dibandingkan charger lainnya, meskipun memiliki jenis kabel dan rongga yang sama. Untuk itu, jangan pernah menggunakan charger yang sama untuk perangkat yang berbeda karena akan mempengaruhi kinerja dari charger maupun perangkat tersebut dalam merespon 'siraman' daya. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan dari kapasitas masing-masing baterai, di mana kebanyakan smartphone rata-rata berkapasitas 2000 mAH, sedangkan tablet bisa mencapai di atas 3000 mAH.

Jadi, misalnya kamu adalah pengguna iPhone dan iPad, memang sejatinya sah-sah saja menggunakan charger yang sama untuk kedua perangkat tersebut. Tapi sebaiknya berikan 10-15 jam setelah melakukan pengisian dari perangkat satu ke perangkat lainnya, agar charger tersebut memiliki waktu untuk beristirahat.

Bagi yang suka mengisi baterai smartphone atau tablet melalui jaringan daya yang tersambung dari laptop, sebaiknya pertimbangkan kondisi bahwa setiap laptop memiliki performa USB port yang berbeda. Jangan pernah samakan kondisi mengisi baterai dengan charger original dengan via USB port di laptop. Jika biasanya kamu membutuhkan waktu 2 jam untuk mengisi penuh smartphone dengan charger original, lewat laptop kamu membutuhkan waktu bisa tiga kali lipatnya.

Bagaimanapun juga, memang tidak ada kinerja yang lebih baik dalam mengisi daya sebuah gadget dibandingkan charger bawaannya. Jadi, jika dalam kondisi kamu berpergian dengan membawa empat gadget yang berbeda, sebaiknya relakan diri untuk membawa empat charger yang berbeda pula.

Edited : Aster Prescott
Source : REPUBLIKA.CO.ID



Artikel Terkait Education


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.