LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Jumat, 15 Maret 2013

*Mein Buch* Pemilihan Khalifah Baru


Khalifah Umar bin Khattab sebelum wafat sering menyebut-nyebut Abu Ubaidah ibnu Jarrah yang pantas sebagai penggantinya. Namun orang yang disiapkan untuk menduduki kekhalifahan di jazirah Arab itu keburu meninggal.

Ada tokoh lain yang pantas menduduki kekhalifahan, yakni Abdul Rahman bin 'Auf. Sayang dia tidak bersedia menerima jabatan itu. Karena itulah kemudian jauh-jauh sebelumnya Khalifah Umar telah membentuk "Panitia Enam" yang bertugas memilih dan mengangkat Khalifah, paling lambat tiga hari sejak kursi kekhalifahan kosong.

Panitia Enam itu terdiri dari para tokoh umat Islam yaitu; Abdul Rahman bin 'Auf, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Sa'id bin Abi Waqqas, Thalhah, dan Zubair.

Karena itu, ketika Kalifah Umar bin Khattab mendadak wafat akibat tikaman seseorang di masjid, panitia bentukan umar itu bisa langsung bekerja. Meskipun Thalhah, salah seorang Panitia Enam sedang tidak ada di tempat karena melakukan perjalanan jauh.

Dengan lima anggota yang ada, panitia bersidang untuk musyawarah mengambil mufakat. Hasilnya, panitia sepakat menunjuk Abdul Rahman bin 'Auf sebagai formatir tunggal untuk mengambil keputusan terakhir, namun Abdul Rahman sendiri sudah menyatakan tak bersedia dipilih menjadi Khalifah.

Menerima amanat itu, Abdul Rahman mendatangi masing-masing anggota Panitia Enam untuk menampung semua aspirasi para calon. Sa'id bin Abi Waqqas memilih Utsman bin Affan. Zubair menyebut dua orang yang pantas menduduki kursi Khalifah, yaitu Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.

"Ustman yang lebih pantas menduduki jabatan itu," demikian kata Ali bin Abi Thalib ketika ditannya oleh Abdul Rahman.

Dari hasil tersebut, Abdul Rahman bin 'Auf memutuskan suara terbanyak memilih Utsman bin Affan. Maka pada hari yang ditentukan, yaitu hari keempat sejak kekosongan kursi Khalifah. Abdul Rahman bin 'Auf mengumumkan hasil pemilihan dan upacara pengangkatan Utsman bin Affan sebagai Khalifah baru.

Setelah Utsman bin Affan usai dilantik, tiba-tiba Thalhah datang dari perjalanan jauhnya. Maka ia diberitahu Utsman seputar perjalanan pemilihan dan pengangkatan dirinya sebagai Khalifah.

"Meskipun sudah resmi aku diangkat sebagai Khalifah, kalau Thalhah menyatakan keberatan, saya siap mundur. "Kata Utsman bin Affan".

Namun dengan jiwa yang besar, Thalhah justru menyatakan persetujuannya dan menyatakan sumpah setia kepada Khalifah yang baru. Demikian sikap kebesaran jiwa para pemimpin kaum muslimin di jaman para sahabat.

Created : Aster Prescott



Artikel Terkait Kisah Islami


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.