Selasa, 16 Juli 2013

Ziarah Kubur


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, assalamualaikum sobat Ast sekalian selamat siang. Kata-kata ziarah menurut arti bahasanya adalah menengok. Ziarah kubur artinya menengok kubur. Menurut syari’at Islam, ziarah kubur merupakan suatu amal yang shalih dan termasuk perbuatan yang baik. Ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, bukan pula sekedar mengetahui dimana ia dikubur, atau mengetahui keadaan makam. Dalam ziarah kubur pelajaran yang paling nyata adalah mengingat mati dan suatu saat kita akan juga sama menyusul mereka kerabat ataupun orang tua kita yang telah tiada. 

Dalam ziarah kubur tentu ada adab-adab yang harus diperhatikan, dan yang perlu ditekankan adalah kita menziarahi kubur itu bukan untuk meminta doa dari si mayit, tetapi kita yang mendoakan si mayit. Mau tahu sobat Ast sekalian bagaimana adab-adab ziarah kubur selengkapnya?, nah disini Ast sudah merangkum dari beberapa sumber yang bisa jadi tambahan pengetahun untuk berziarah kubur. Silahkan disimak sobat ;

Hukum Ziarah Kubur
Hukum ziarah kubur adalah sunnah, artinya apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak akan mendapat siksa. Rasulullah SAW juga melakukan ziarah kubur. Untuk kaum laki-laki, ulama fiqih tidak ada pertentangan mengenai hukumnya, yakni sunnah. Bahkan Ibnu Hazm mengatakan, "Sesungguhnya ziarah kubur itu wajib, meski sekali seumur hidup, karena ada perintahnya". Namun, untuk perempuan, ulama fiqih berselisih pendapat ;

1. Sunnah Bagi Perempuan, Seperti Halnya Laki-laki

Ini adalah pendapat paling shahih dalam madzhab Hanafi. Dalilnya adalah keumuman nash tentang ziarah. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka ziarahilah (sekarang)! Karena sesungguhnya ziarah kubur dapat mengingatkan kalian akan kematian.” (HR. Muslim dari Abu Buraidah)

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah bahwa, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendatangi makam syuhada Uhud setiap awal tahun, seraya bersabda, ‘Keselamatan bagi kalian atas kesabaran kalian, sungguh sebaik-baik tepat tinggal terakhir.’”

Namun mereka juga mengatakan bahwa tidak diperbolehkan kaum perempuan berziarah jika untuk mengingat kesedihan, menangis, atau melakukan apa yang biasa dilakukan oleh mereka, dan akan terkena hadits, “Allah melaknat wanita yang sering berziarah kubur.” Namun, jika tujuannya mengambil pelajaran, memohon rahmat Allah tanpa harus menangis, maka diperbolehkan.

2. Makruh Bagi Perempuan

Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Sebab asal hukum ziarah mereka itu dilarang, lalu dihapus. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka ziarahilah (sekarang)!”

Sebab dimakruhkannya perempuan untuk ziarah kubur karena mereka sering menangis, berteriak, disebabkan perasaannya lembut, banyak meronta, dan sulit menghadapi musibah. Namun, hal itu tidak sampi diharamkan.

Dalam riwayat Muslim, Ummu Athiyah berkata, “Kami dilarang untuk berziarah kubur, tetapi beliau tidak melarang kami  dengan keras.”

Imam At Tirmidzi meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata, “Allah melaknat wanita yang sering berziarah kubur.” (shahih)

Akan tetapi, menurut madzhab Maliki, hal ini berlaku untuk gadis, sedangkan untuk wanita tua yang tidak tertarik lagi dengan laki-laki, maka dihukumi seperti laki-laki.

Adab Ziarah Kubur
Tujuan utama ziarah kubur adalah mengingat mati dan mengingat akhirat sebagaimana dinyatakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka ziarahilah (sekarang)! Karena sesungguhnya ziarah kubur dapat mengingatkan kalian akan kematian.” (HR. Muslim dari Abu Buraidah)

Dari Anas bin Malik, “Sesungguhnya ziarah itu akan melunakkan hati, mengundang air mata dan mengingatkan pada hari kiamat.” (HR. Al Hakim). Oleh karena itu, tujuan itu harus senantiasa dipancangkan di dalam hati orang yang berziarah.

Selain itu, ada beberapa adab dalam berziarah kubur:

1. Dianjurkan Melepas Alas Kaki

Dianjurkan menurut madzhab Hanbali, melepas sandal ketika masuk ke areal pemakaman karena ini sesuai dengan perintah dalam hadits Busyair bin Al Khashahshah:

Ketika aku berjalan mengiringi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ternyata ada seseorang berjalan di kuburan dengan mengenakan kedua sandalnya. Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan “Hai pemakai dua sandal, tanggalkan kedua sandal kamu!” Orang itu pun menoleh. Ketika dia tahu bahwa itu ternyata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ia melepaskannya serta melemparkan keduanya. (HR. Abu Dawud, hasan)

Diperbolehkan tetap memakai sandal jika ada penghalang semacam duri, kerikil yang panas, atau semacam keduanya. Ketika itu, tidak mengapa berjalan dengan kedua sandal di antara kuburan untuk menghindari gangguan itu.

2. Mengucapkan Salam

Disunnahkan bagi orang yang berziarah mengucapkan salam kepada penghuni kuburan Muslim. Adapan ucapan salam hendaklah menghadap wajah mayat, lalu mengucapkan salam sebagaimana telah diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kepada para Shahabatnya ketika mereka berziarah kubur,

“Assalamu ‘alaikum dara qaumin Mu’minin, wa insya Allah bikum laa hiqun.”

Artinya, “Keselamatan atas kalian di tempat orang Mukmin, dan kami insya Allah akan menyusul kalian juga.”

Atau bisa juga dengan lafal lain, “Assalamu ‘ala ahlid diyari minal Mu’minina wal Muslimin, wa inna insya Allah ta’ala bikum laa hiqun. As-alullahu lana wa lakumul afiyah.”

Artinya, “Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum Mukminin dan Muslimin, kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian semua.”

Kedua lafazh salam tersebut diriwayatkan Imam Muslim.

3. Membaca Surat Pendek

Dianjurkan membacakan Al Quran atau surat pendek.  Ini adalah sunnah yang dilakukan di kuburan. Pahalanya untuk orang yang hadir, sedang mayat seperti halnya orang yang hadir yang diharapkan mendapatkan rahmat.

Disunnahkan membaca surat Yasin seperti yang diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Hibban, dan Al Hakim dari Ma’qal bin Yassar, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Bacakanlah surah Yasin pada orang yang meninggal di antara kalian.”

Sebagian ulama menyatakan hadits ini dha’if. Imam Asy Syaukani dan Syaikh Wahbah Az Zuhaili menyebutkan bahwa hadits ini berstatus hasan. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa membacakan Al Quran ini dilakukan saat sakaratul maut, bukan setelah meninggal.

4. Mendoakan si Mayat

Selanjutnya mendoakan untuk mayat usai membaca Al Quran dengan harapan dapat dikabulkan. Sebab doa sangat bermanfaat untuk mayat. Ketika berdoa, hendaknya menghadap kiblat.

Saat berziarah kubur di Baqi’, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdoa dengan lafazh, “Allahummaghfir li Ahli Baqi’il gharqad.”

5. Berziarah dalam Posisi Berdiri

Disunnahkan ketika berziarah dalam keadaan berdiri dan berdoa dengan berdiri, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika keluar menuju Baqi’.

Selain itu, jangan duduk dan berjalan di atas pusara kuburan. Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur.” Sedangkan jika berjalan di samping atau di antara pusara-pusara kubur, maka itu tidak mengapa.

6. Menyiramkan Air di Atas Pusara

Diperbolehkan menyiramkan air biasa di atas pusara si mayat berdasarkan hadits berikut, “Sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyiram (air) di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya.”  Hadits diatas oleh Abu Dawud dalam Al Marasil, Imam Baihaqi dalam Sunan, Thabarani dalam Mu’jam Al Ausath. Syaikh Al Albani menyatakan sanadnya kuat di dalam Silsilah Ahadits Shahihah.

Sedangkan menyiram dengan air kembang tujuh rupa atau menabur bunga, maka itu tidak dituntunkan oleh syari’at.

Hal-hal yang Makruh dan Munkar Saat Berziarah
- Madzhab Maliki menyatakan makruh hukumnya makan, minum, tertawa, dan banyak bicara, termasuk juga membaca Al Quran dengan suara keras. Tidaklah pantas bagi seseorang yang berada di pekuburan, baik dia bermaksud berziarah atau hanya secara kebetulan untuk berada dalam keadaan bergembira dan senang seakan-akan dia berada pada suatu pesta, seharusnya dia ikut hanyut atau memperlihatkan perasaan ikut hanyut di hadapan keluarga mayat.

- Syaikh Wahbah Az Zuhaili menyebutkan, “Makruh hukumnya mencium peti yang dibuat di atas makam, atau mencium makam, serta menyalaminya, atau mencium pintunya ketika masuk berziarah makam aulia.”

- Mengkhususkan hari-hari tertentu dalam melakukan ziarah kubur, seperti harus pada hari Jum’at, tujuh atau empat puluh hari setelah kematian, pada hari raya dan sebagainya, maka itu tak pernah diajarkan oleh Rasulullah dan beliau pun tidak pernah mengkhususkan hari-hari tertentu untuk berziarah kubur. Sedangkan hadits-hadits tentang keutamaan ziarah pada hari Jum’at adalah dha’if sebagaimana dinyatakan para Imam Muhaditsin. Oleh karena itu, ziarah kubur dapat dilakukan kapan saja.

- Sedangkan shalat persis di atas kuburan seseorang dan menghadap kuburan tanpa tembok penghalang, maka ulama sepakat tentang ketidakbolehannya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Janganlah kalian shalat menghadap kuburan dan jangan pula kalian duduk di atasnya.”  (HR Muslim) Sedangkan jika di samping kubur, maka terjadi sejumlah perselisihan ulama, ada yang memakruhkannya, dan ada yang mengharamkannya. Demi kehati-hatian, kami berpendapat untuk tidak melaksanakan shalat di kompleks pekuburan. Selain itu, Ibnu Hibban meriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang dari shalat di antara kuburan.” Dikecualikan dari hal ini adalah bagi seseorang yang ingin melaksanakan shalat jenazah, tetapi tidak berkesempatan menshalati mayit saat belum dikuburkan.

- Dilarang juga mengencingi dan berak di atas kuburan. Diriwayatkan Abu Hurairah, bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Barang siapa yg duduk di atas kuburan, yang berak dan kencing di atasnya, maka seakan dia telah menduduki bara api.”

- Tidak diperbolehkan melakukan thawaf (ibadah dengan cara mengelilingi) kuburan. Hal ini sering dijumpai dilakukan oleh orang-orang awam di kuburan orang-orang shalih. Dan ini termasuk dalam kesyirikan. Thawaf hanya boleh dilakukan pada Baitullah Ka’bah. Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka melakukan Thawaf disekeliling rumah yang tua (Baitul ‘Atiq atau Baitullah) itu.” (QS Al Hajj : 29)

- Berdoa, meminta perlindungan, meminta tolong,  pada penghuni kubur juga tidak diperbolehkan, hukumnya haram dan merupakan kesyirikan. Berdoa hanya boleh ditujukan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan berdoa dengan perantaraan si mayit (tawasul), maka hal itu diperselisihkan. Pendapat yang kuat adalah tidak diperbolehkan.

- Tidak diperbolehkan memasang lilin atau lampu di atas pusara kuburan. Selain hal itu merupakan tatacara ziarah orang Ahli Kitab dan Majusi, dalam riwayat Imam Al Hakim disebutkan, “Rasulullah melaknat….dan (orang-orang yang) memberi penerangan (lampu pada kubur).”

-Tidak boleh memberikan sesajen berbentuk apapun, baik berupa bunga, uang, masakan, beras, kemenyan, dan sebagainya. Juga dilarang menyembelih hewa atau kurban di kuburan. Selain itu, tidak boleh mengambil benda-benda dari kubur seperti kerikil, batu, tanah, bunga, papan, pelepah, tulang, tali dan kain kafan, serta yang lainnya untuk dijadikan jimat.

Edited : Aster Prescott
Source : fimadani.com, 1.bp.blogspot.com



Artikel Terkait Islamic Religion


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda "tidak ada word verification" semua saya permudah. Silahkan berkomentar jika ada yang ditannyakan, dan komentar anda saya hargai sebagai cinderamata kunjungan anda ke blog ini.

Please leave your comment "no word verification" i have made easy for you. Please commenting if you have something to ask, and I appreciate your comment as a souvenir of your visit to this blog.

Bitte hinterlassen Sie Ihren Kommentar "kein Wort Überprüfung" Ich habe einfach für Sie. Bitte kommentieren, wenn Sie etwas zu fragen, und ich schätze Ihre Kommentar als Andenken an Ihren Besuch auf diesem Blog.

Über Mich

Foto Saya

Berbuatlah Apapun Yang Kamu Suka, Pasti Kamu Akan Dapat Balasannya.
Hiduplah Sebebas-Bebasnya, Pastilah Kamu Akan Mati Juga.
Dan Jagalah Harga Dirimu Dengan Tidak Minta Bantuan Orang Lain Dikala Susah.

Nama saya Aditya Von Hermann dan Hermann adalah ayah saya, selamat datang di laman Google+ saya. Saya membuat laman ini untuk menambah koneksi dan "saya tidak punya apa-apa untuk dibanggakan dan dijual" (quotes from Elena Filatova). Dia perempuan Ukraine kelahiran 1974 yang banyak mempublikasikan foto-foto dan dokumentasi bekas-bekas bencana Reaktor Nuclear Cernobyl (26 April 1986) yang dilakukannya dengan berkendara motor sendiri, dia juga adalah seorang photographer dan jurnalis dan tulisannya bagus menurut saya, begitu yang saya lihat di laman webnya. Sudah cukup dengan profile Elena dan kita kembali pada saya. Saya adalah laki-laki penggemar Photography dan apa yang saya miliki adalah sebuah kamera Nikon Pocket L26 sebuah komputer tua yang terkadang ngadat jika diperlukan dan beberapa gadget penunjang kegiatan traveling saya ya,,, traveling yang membuat jiwa saya merasa bebas melangkah ke tempat yang saya suka dan saya senang.

Kamera dan Photography

Saya masih ingat kamera pertama saya adalah Nokia 6120c tahun 2008 yang membuat saya senang sekali karena kameranya lumayan untuk membidik dan membuat Anda berpikir itu adalah handphone yang sangat lawas sekali, dan beberapa handphone berkamera 2mp lainnya. Dan saya mengakhiri phone photography dengan sebuah kamera pocket Nikon L26 keluaran tahun 2012 walaupun tidak menutup kemungkinan saya sangat ingin DSLR. Spot favoriteku adalah tempat yang tidak bannyak keramaian dan natural karena saya termasuk orang yang benci berdiri ditengah hiruk pikuk manusia dengan berbagai ideologinya yang mengacaukan pikiran saya. Kenapa Natural dan kenapa Photography? Natural karena sesuatu yang alami itu lebih indah daripada Anda pergi ke mall dan melihat berbagai wajah cantik yang berbalut make up ya,,, setidaknya itulah menurut saya, Photography karena saya suka keindahan dan saya selalu ingin mengabadikan itu lewat bidikan lensa kamera saya untuk mengenangnya.

Komputer Dunia Teknologi dan Ilmu Pengetahuan

Saya termasuk orang yang suka membaca dan melakukan beberapa kegiatan jurnalistik jika otak ini sedang flow jika tidak saya akan menghabiskan hari-hari dengan gadget atau blog dan sedikit kode-kode komputer yang membuat bannyak pusing buat sebagian orang dan juga saya sendiri, saya juga suka belajar bannyak sejarah dan ini favorite saya. Saya juga senang belajar bahasa asing dan saya selalu ingin bisa bahasa mereka. Sejak kecil saya adalah peminat dunia elektro sampai suatu saat pemikiran kecil saya membawa untuk menjadi seorang insiyur elektronika walaupun pada akhirnya saya tidak menamatkan pendidikan STM saya karena sedikit kebodohan dan ambisi remaja pada saat itu dan menggantinya dengan pendidikan paket c. Mengapa Komputer dan mengapa Teknologi dan Ilmu Pengetahuan? Komputer adalah hidup saya dan saya cinta sesuatu yang berbau komputer dan ini adalah salah satu bakat saya, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan karena ini yang membuat saya hidup dan berguna setidaknya untuk diri saya pribadi.

Olahraga dan Bela Diri

Saya mencintai olahraga apalagi seni bela diri, saya mempelajari beberapa bela diri tradisional maupun yang internasional seperti Merpati Putih dan tenaga dalam. Suatu waktu adakalanya saya harus berlatih hingga tengah malam dengan kelompok latihan saya dan saya benci itu "tetapi itu suatu yang harus dilakukan". Mengapa Bela Diri? Anda tidak akan tahu dimana anda akan sial dan berhadapan dengan masalah, satu-satunya penolong juru selamat bagi diri anda sendiri ketika dalam ancaman siapa lagi jika bukan Anda sendiri yang akan membela diri Anda sendiri sampai titik darah penghabisan. Banyak pecundang diluar sana jangan sampai Anda jadi salah satunya, pelajarilah tekhnik bela diri, itu nyawa cadangan anda dan juru selamat anda jika sudah tidak ada lagi pilihan.

Mungkin agak sedikit aneh untuk orang Indonesia membuat profile seperti ini tapi inilah yang kami lakukan (orang-orang barat untuk menuliskan profile mereka dan bukan curahan hati seperti yang mungkin Anda pikir sekarang "mungkin Anda harus bannyak belajar kembali jika berpikir orthodox seperti ini dan hey! Dunia itu berputar bung anda ketinggalan jaman jika tetap berpikir kuno). Dan saya paling benci ketika orang menilai saya lebay atau alay, jika ada suatu tulisan dalam blog atau posting apapun itu Anda harus tahu yang seperti itu saya lakukan tidak lebih bercandaan semata seperti yang bannyak ada di blog saya. Seperti halnya seseorang dalam perjalanan yang bosan dan lelah tidak ada salahnya jika membuat lelucon yang menghibur dan mencairkan suasana bukan berarti yang seperti itu alay atau lebay! Terimakasih tidak menilai saya lebay atau alay, karena pastikan Anda tidak bertemu saya karena kapanpun kaki saya bisa menjangkau muka Anda jika saya tidak suka (sebut saya apa saja tapi jangan pernah sebut saya alay dan lebay itu menjijikkan).

Sesuatu datang dan pergi silih berganti tetapi sesuatu yang sejati akan terus dihati, mungkin banyak yang akan saya posting dalam blog dan silahkan kunjungi blog saya, anda mau lihat bagaimana Photography saya bekerja dan check it out guys :

https://www.facebook.com/Messerschmitt1930/media_set?set=a.550248305023409.1073741827.100001147323802&type=3

https://www.facebook.com/Messerschmitt1930/media_set?set=a.630235357024703.1073741831.100001147323802&type=3