LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Jumat, 08 November 2013

Masalah Itu Proses Pendewasaan Jiwa Ala Allah SWT



ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, assalamualaikum sobat Ast sekalian. Biasa nih sob pengalaman pribadi sampe bisa tulis judul yang demikian. Sudah lama gak posting kangen juga sama tulis menulis, bagaimana sobat kabarnya? insya Allah baik ya sob. 

Ast mau bagi-bagi nasihat nih buat sobat yang bisa saja sekarang lagi search google karena masalah yang sedang menimpa untuk cari-cari jawaban. Gak ada salahnya toh sob, jika galau sudah menimpa hati pun tak tenang mau begini salah mau begitu salah serba salah deh jatuhnya sob. Jika begitu sob mari sob kita simak aja nih persembahan ustad Yusuf Mansur, ustad Ast banget gan ;

"Jangan katakan pada Allah kalau kita ada masalah, katakan pada masalah kita ada Allah". Ketika kita ditimpa sebuah masalah, berarti Allah mahu kita lebih dewasa dalam menghadapi hidup ini. Ketika kita ditimpa musibah, berarti Allah ingin kita agar kita mendekat kepadanya. Ketika kita ditimpa kesusahan, berarti Allah telah menyediakan untuk kita kemudahan. Percayalah ini sob, jika sobat pikir-pikir lagi kata-kata ini sangat ada benarnya sob.

Karena sesungguhnya dibalik permasalahan ada proses pendewasaan, dibalik musibah ada hikmah, dibalik kesusahan ada kemudahan :

بسم الله الرحمن الرحيم

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
“Alam nasyrah laka shadrak”
[94:1] Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
[94:1] Have We not expanded for you your breast?,

وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ
    “Wawadha'naa 'anka wizrak”
[94:2] dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
[94:2] And taken off from you your burden,

الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ
“Alladzii anqadha zhahrak”
[94:3] yang memberatkan punggungmu?
[94:3] Which pressed heavily upon your back?

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
“Warafa'naa laka dzikrak”
[94:4] Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,
[94:4] And exalted for you your esteem,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Fa-inna ma'a l'usri yusraa”
[94:5] Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,
[94:5] Surely with difficulty is ease.

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Inna ma'a l'usri yusraa”
[94:6] sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.
[94:6] With difficulty is surely ease.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ
“Fa-idzaa faraghta fanshab”
[94:7] Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
[94:7] So when you are free, nominate.

وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَب
“Wa-ilaa rabbika farghab”
[94:8] dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
[94:8] And make your Lord your exclusive object.

Ketika permasalahan datang menghampiri, jangan mengeluh dihadapan Allah Maha Pencipta, jangan memberontak akan keputusannya apalagi dengan mengatakan bahawa Allah tidak adil. Namun, mintalah agar kita diberi kesabaran serta ketabahan dalam menghadapinya, diberikan penyelesaian yang terbaik bagi kita, dan selalu mengharap dia memberikan ganjaran pahala untuk kita.

Tanpa malam, bulan purnama takkan indah. Tanpa lapar, nikmat makanan takkan terasa. Tanpa dahaga sejuknya air takkan memberi banyak makna. Begitu juga kemenangan atau kemudahan takkan banyak memberi arti tanpa didahului rintangan masalah kesusahan. Setelah mendung terbitlah cerah.

Tak ada hidup tanpa masalah, karena masalah adalah sunnah-Nya. Yang kita perlukan hanya dada yang lapang dalam menghadapinya. Jika ketabahan yang kita bina, nikmat masalah akan terasa. Jika keluhan yang sentiasa kita bina sengsara masalah akan selalu bertambah.

Masalah datang untuk kita hadapi, bukan untuk dicaci atau dimaki. Masalah adalah medium dalam proses pendewasaan. Tanpa masalah kita takkan pernah dewasa. Tanpa masalah kita takkan menjadi orang yang luar biasa.

”Jalan yang lurus dan rata takkan pernah menghasilkan pemandu yang hebat. Laut yang tenang takkan pernah menghasilkan pelaut yang cakap. Langit yang cerah takkan pernah menghasilkan juru terbang yang handal.”

Disaat kita mencari solusi dalam suatu masalah, di saat itulah sebuah proses pendewasaan hidup akan bermula. Maka senyumlah mereka yang memiliki masalah dan mengatasi masalah tersebut dengan bijak, yaitu dengan tetap selalu bergantung kepada keputusan Allah yang maha adil setelah tawakal dilakukan.

Semoga bisa membantu sobat-sobat Ast yang sedang tertimpa masalah. Semangat sob, semua orang punnya yang namanya masalah begitu juga Ast. Semoga bisa mendewasakan dan semoga bisa menjadi kekuatan untuk hidup lebih baik.

Rewrite : Aster Prescott
Source : sendalcopot.blogspot.com, menggenggam-ilmu.blogspot.com, Ustad Yusuf Mansyur



Artikel Terkait Advice (Nasihat)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.