LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Senin, 03 Maret 2014

Blitztelegramm Eilnachricht (Express Notice/Pemberitahuan Kilat)

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, dikutip dari blognya http://alifrafikkhan.blogspot.com bahwa Herr. Horst Geerken, pengarang buku "A Magic Gecko, Peran CIA di Balik Jatuhnya Soekarno" mengirim e-mail keapa si empunya blog yaitu bung. Alif Rafik Khan. Berisikan pengalaman masa kecil Herr. (ini artinya tuan) Horst Geerken di zaman Nazi (Herr. Geerken kelahiran 1933, tahun dimanan Nazi naik tampuk kekuasaan). Berikut isi suratnya :

Selama Perang Dunia II, dua juta anak-anak Jerman diungsikan dari perkotaan ke wilayah pedesaan untuk melindungi mereka dari sasaran pemboman pihak Amerika, Inggris, dan Sekutu lainnya. Aku sendiri telah dipisahkan selama empat tahun dari ibu dan adik laki-lakiku yang berada di Stuttgart (juga saudara perempuanku) yang dievakuasi di umur tujuh tahun!

Setelah serangan bom atas Stuttgart, kami sebagai anak-anak, kadang terpisahkan sejauh ratusan kilometer dari rumah, telah mendapat Eilnachricht (pemberitahuan kilat) keesokan paginya yang memberitakan apakah kondisi keluarga kami di Stuttgart baik-baik saja atau tidak.

Aku telah melampirkan dua buah Eilnachricht yang dialamatkan kepada saudara perempuanku, yang sebagiannya ditulis menggunakan skrip Sütterlin Jerman lama (Sütterlinschrift), yang tulisannya masih aku pelajari saat itu di sekolah. Eilnachricht yang ditujukan kepadaku sendiri telah hilang dalam peperangan."

--------------------------------------------------------

Eilnachricht bagian muka


Terjemahannya adalah sebagai berikut :
Deutlich Schreiben! (Tulis dengan jelas!)
Eilnachricht (Pemberitahuan Kilat)
An (Kepada; alamat ditulis menggunakan tangan)
Pada bagian bawah Eilnachricht terdapat stempel resmi dengan Hoheitsadler terlihat jelas.

Isi surat Eilnachricht


Terjemahannya:
Deutlich Schreiben! (Tulis dengan jelas!)
Lebenszeichen von (Tanda Hidup dari)
Nama dan alamat ditulis menggunakan tangan
Datum (Tanggal)
Inhalt zugelassen höchstens 10 worte klartext (maksimal 10 kata yang diperbolehkan)

Teks yang terdapat di Eilnachricht belakang bagian atas:
14 September 1944: kami sehat-sehat saja, rumah tidak rusak. Ayah dan ibu

Teks yang terdapat di Eilnachricht belakang bagian bawah:
20 Oktober 1944: Kami selamat dari serangan bom. Rumah rusak berat. Ibu dan Hartmut (adik laki-laki)
--------------------------------------------------------

"Luar biasa bila membayangkan bahwa Eilnachricht ini mampu mencapai semua tempat di Jerman hanya dalam waktu 10 sampai 12 jam setelah dikirimkan, meskipun pada tahun 1944 hampir semua jalan raya dan rel kereta api telah hancur atau rusak berat akibat pemboman tak henti-hentinya dari Sekutu!"

Herr. Horst Geerken : Buku terbaruku tentang keberadaan Kriegsmarine (Angkatan Laut Jerman) di Indonesia zaman pendudukan Jepang berproses dengan lambat. Terdapat penundaan karena istriku terkena kanker sehingga membutuhkan perhatian khusus dariku."

Itulah isi suratnya, yang atas seizinnya telah dimuat di blog ini (http://alifrafikkhan.blogspot.com). Mari kita semua mendoakan agar istri dari Horst Geerken kembali sehat walafiat seperti sediakala. Amin... "ketika tulisan ini di post menunjukkan tanggal : Tuesday, September 25, 2012 dan semoga istri beliau sudah sehat sedia kala saat ini. Amin..."

By : Alif Rafik Khan
Edited : Aster Prescott
Source : alifrafikkhan.blogspot.com, e-mail dari Herr. Geerken
Notes : Terimakasih bannyak untuk sang inspirasi pribadi buat saya Herr. Alif Rafik Khan, dan untuk para pembaca yang kebetulan juga mempunyai blog. Berikan kualitas dan ciri khas Anda sendiri untuk posting Anda jangan asal kopas artikel orang mana tanpa sumber jelas sok pinter. Karena ciri khas Anda hannya Anda yang punya dan kejujuran jaman sekarang tidak bisa dibeli dengan harga. Terimakasih saya Aditya Von Hermann saya ucapkan bannyak terimakasih: Alif Rafik Khan yang sudah bannyak menginspirasi posting-posting blog yang lahir belum lama ini.



Artikel Terkait NSDAP


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.