LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Sabtu, 01 Maret 2014

Jenis-Jenis Jamur Hutan Yang Aman Dimakan Dan Beracun

Macam-macam Jamur


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, assalamualaikum selamat pagi Sobat Ast bangun-bangun waktu sedikit lagi shalat subuh! Oh iya Sob sesuai janji Ast kita teruskan posting sebelumnya "Survival Di Hutan? Tidak Masalah Ini Dia Tanaman-Tanaman Hutan Liar Yang Aman Dimakan" dan yang ini tentang Jamur Sob. Dari sekian bannyak Jamur yang bertaburan diseluruh dunia tidak semua dari mereka aman dapat dikonsumsi, tekhnik survival inilah yang Ast akan share pada Sobat mengenal yang mana saja Jamur yang aman dan yang tidak. Semoga bisa membantu Sob mari kita langsung saja pada materi ;

Jamur-Jamur Yang Aman Dikonsumsi

1. Suung Bulan (Gymnopus sp)


Suung Bulan, termasuk Jamur yang dibudidayakan juga hidup pada musim penghujan terutama angin berhembus dari barat habitat hidup pada tegalan, kebun atau di pinggir rumah. Jamur ini juga bannyak tumbuh diatas sarang rayap atau tanah yang kandungan organiknya sangat baik.

2. Supa Kelapa (Calvatia)


Supa Kelapa, bannyak tumbuh sesuai namanya dibawah pohon kelapa dan sebagian ditemukan dilapangan rumput juga, jika dibawah pohon duren namanya supa duren (becanda Sob jangan dimasukan dalam hati). Jamur ini termasuk belum dibudidayakan, kalau sudah tua bagian dalamnya akan berubah menjadi serbuk yang dapat menghembus keluar kalau dipijit (pegel kali nih Jamur ya Sob pake dipijitin).

3. Marasmius


Marasmius, termasuk jamur liar yang jarang diambil oleh para pencari jamur tapi ini aman dimakan Sob. Jika masih belum mekar Jamur ini berwarna cokelat kecil seperti Jamur kancing mekarnya dapat lihat gambar diatas. 

4. Hygrophorus (Hygrophorus)


Hygrophorus, mayoritas Jamur ini tinggal di tanah ada beberapa berhabitat di kayu yang lapuk, lumut atau herba batang. Kebanyakan ditemukan di hutan, Hygrophorus tersebar di iklim tropis juga subpolar.

5. Hydnum (Hydnum)


Hydnum, biasa tumbuh diatas tanah maupun batang kayu yang lapuk, tidak seperti jamur merang yang ada seperti insang dibagian bawah jamur tetapi berbeda dengan jamur ini yang memilih bergigi (tepatnya sih Ast bingung ya mau disebut apa, ya bentuknya tidak seperti insang pada jamur merang tetapi tepatnya seperti tonjolan-tonjolan stalaktit pada gua) sebagai pengganti insang. Kebanyakan Jamur sepesies Hydnum aman dimakan.

6. Jamur Payung (Collybia)


Jamur Payung, jamur liar yang hobby nempel pada kayu lapuk dan aman dimakan, untuk masukan saja Sob; sejak dahulu nenek moyang kita bahkan Nabi juga menganjurkan memakan apapun itu harus diolah terlebih dahulu atu dimasak begitu juga jamur-jamur ini Sob. Teknik membakar lagi-lagi sangat efisien untuk survival dibakar dengan dibungkus daun yang layak atau direbus.

7. Klitos (Clitocybe)


Klitos, merupakan jamur liar di dalam hutan, kebun, hutan tepi pantai. Jenis Jamur ini berguna pada bidang farmasi maupun kedokteran karena mengandung halusigen (dapat menyebabkan halusinasi pada mereka yang memakannya). Waduh busyett gimana jikalau gue makan itu Ast? bisa klieger eh kelenger gue nanti! E e e e e.... Nanti dulu Sob menurut Encyclopedia online wikipedia EN beberapa dari jamur ini bisa dimakan dan sebagian beracun. Cukup beresiko memang memakan Jamur jika sobat ragu silahkan cari alternative lain yang layak dimakan, jika masih ada warung indomie pok inah silahkan makan disitu aja ya sob lebih aman... (jika ada jika gak ada ya derita lu hahaha becanda Sob gitu aja tersinggung).

8. Jamur Karang (Clavaria)


Jamur Karang, katanya sih kaya jamur kuping dan habitat tumbuhnya di kayu lapuk dan jamur ini belum dibudidayakan.

Untuk Jamur konsumsi (dapat dimakan aman) cukup untuk diatas sekarang kita beralih kedalam Jamur yang berbahaya jika dikonsumsi alias beracun. 

Jamur-Jamur Yang Beracun Untuk Dikonsumsi

1. Amanita Muscaria


Amanita Muscaria, Fly agaric, Supa upas terutama yang termasuk ke dalam jenis A. muscaria, A. spissa, A. umbrina. Habitatnya tumbuh liar di hutan, tegalan dan pekarangan, ditemukan di antara guguran daun atau pada tanah humus, racun yang terkandung digunakan untuk meracuni ujung tombak atau senjata tajam lainnya.

2. Amanita Spisa


Amanita Spisa, Analisis kimia menunjukkan bahwa spesies ini mengandung muscimol, senyawa psikoaktif yang sama ditemukan di A. muscaria. Adalah spesies jamur dalam keluarga Amanitaceae dan umum di negara-negara Skandinavia, juga ditemukan di Eropa Timur dan Utara. Amanita Spisa adalah spesies langka biasanya ditemukan tumbuh di tanah di hutan pegunungan gugur.

3. Amanita Umbrina


Amanita Umbrina, masih satu spesies dengan jamur-jamur beracun diatas. Masih belum bannyak keterangan tentang jamur ini Sob, habitatnya sendiri ditanah ada juga dibatang bambu yang terus menerus diguyur hujan.

4. Supa Kakabu (Boletus)



Supa Kakabu, tumbuh liar di hutan di antara jatuhan daun atau tanah berhumus, di pinggir kebun dan pekarangan rumah.

5. Supa Rampak (Coprinus)



Supa Rampak, coba lihat Sob tudung jamur yang dibawah itu wah... dari penampakannya saja jamur ini menggelikan Sob kaya apa tuh? kaya kulit kadal atau kulit ular pyton? entahlah. Tumbuh liar di tempat penggilingan padi dan di bawah pohon pisang. Apabila masih muda tudung berwarna putih atau putih kekuning-kuningan, putih kebiru-biruan atau putih gelap dan apabila sudah tua tudungnya cepat hancur dan mengeluarkan cairan yang berwarna biru atau violet.

6. Cortinarius (Cortinarius)



Kortinarius, tumbuh liar banyak ditemukan di tumpukan daun dan tanah yang berhumus. Terdiri dari lebih 2000 spesies semacam ini yang berbeda dan Jamur ini ditemukan di seluruh dunia.

Beberapa jamur dalam jenis Cortinarius beracun, terutama karena mereka menyebabkan nefritis akut tubulointerstitial. Beberapa bahkan mematikan, seperti Cortinarius rubellus dan Cortinarius orellanus. Oleh karena itu, aturan umum ketika menemui jamur dari jenis ini adalah bahwa tidak satupun dari mereka harus dimakan. Tetapi ada beberapa spesies yang bisa dimakan seperti Cortinarius praestans dan jamur gipsi (Cortinarius caperatus) dapat dimakan dan dihargai di beberapa negara Eropa.

Racun dalam spesies Cortinarius, orellanine mudah untuk dideteksi karena relativ Jamur ini menyala cerah.

8. Lactarius (Lactarius)


 

Laktarius, coba lihat Sob gambar jamur yang dibawah itu wah,,, sangat berbahaya sekali ya jamur ini sampai berwarna biru keunggu-ungguan begitu, apa mungkin jamur ini baru meracuni seseorang lalu digebuki masa? hmm bisa jadi. Tumbuh liar di hutan, kebun dan di pekarangan rumah. Dengan lebih dari 400 spesies ditemukan di seluruh dunia, Jamur jenis ini, secara kolektif dikenal sebagai milk caps, dicirikan berdasarkan kenyataannya bahwa mereka memancarkan cairan susu (lateks) jika dipotong atau telah rusak.

9. Lepiota (Lepiota)


Lepiota, bannyak jenis dari jamur ini antara lain ; Lepiota subincarnata, Lepiota magnispora, Lepiota castanea, Lepiota cristata, Lepiota castaneidisca, Lepiota lilacea. Dan yang kita bahas ini adalah berjenis Lepiota Castanea begitu yang Ast teliti dari en.wikipedia.org. Beberapa spesies berisi amatoxins dan mereka memiliki racun yang mematikan jika dikonsumsi. Mereka yang diketahui telah menyebabkan kematian mencakup Lepiota brunneoincarnata, L. helveola, L. brunneolilacea, L. castanea dan L. subincarnata (sinonim L. josserandii).

Sekitar 400 spesies Lepiota saat ini ditemukan di seluruh dunia. Kebannyakan  tumbuh di hutan gugur. Beberapa spesies lebih sering ditemukan di padang rumput berkapur atau bukit pasir.

Okay sob, selesai juga posting yang melelahkan ini Sob, jujur untuk posting jamur-jamuran ini sangat susah Ast cari yang dalam bahasa Indonesia (mungkin orang Indonesia gak mikirin untuk memperbaharui posting yang beginian ya... padahal ini penting!) jadi Ast cari di wikipedia berbahasa inggris deh. Mohon maaf jika masih terlalu minim sekali pengetahuan Ast tentang Jamur ini (maklum bung gue bukan peneliti alam). Well guys that's all what i know and hope it would be useful for everyone. See you soon...

Rewrite : Aster Prescott
Source :  bectbexty.wordpress.com, en.wikipedia.org, mykoweb.com, i34.tinypic.com, mapala-mipalafmipauntan.blogspot.com, hlasek.com



Artikel Terkait Education


2 komentar:

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.