LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Rabu, 09 Juli 2014

Khalifah Aku Rindu Khalifah...



ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, assalamualaikum, SEPANJANG sejarah Islam, salah satu aspek yang menyatukan dunia Muslim adalah khalifah. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar terpilih sebagai khalifah pertama. Tugasnya sebagai pemimpin kekuatan politik atas negara Muslim dikombinasikan dengan penjaga ruhiyah bagi umat Islam. Ini adalah posisi turun-temurun, pada awalnya ditempati oleh keluarga Umayyah, dan kemudian oleh Abbasiyah. Pada 1517, kekhalifahan dipegang oleh keluarga Ottoman, yang memerintah kekaisaran terbesar dan paling kuat di dunia di tahun 1500.

Khilafah Islamiyyah merupakan kekuatan umat Islam yang amat menggetarkan pihak Barat. Khalifah adalah pengganti Rasulullah dalam mentadbir dan memerintah negara Islam, sekaligus sebagai pemimpin bagi umat Islam secara keseluruhan.

Setelah beberapa abad menguasai dua pertiga dunia, Kerajaan secara resmi dibubarkan pada 3 Maret 1924 M bertepatan dengan 27 Rejab 1342 H oleh Mustafa Kemal Atartuk. Kerajaan Islam terakhir yang mampu bertahan sehingga jatuhnya Khilafah Islamiyyah ini adalah Kerajaan Utsmaniyyah.

Mustafa Kemal Atartuk merupakan dalang dan pengkhianat di balik kejatuhan kerajaan Utsmaniyyah dan pembubaran Khilafah Islamiyyah khususnya.

Mustafa dilahirkan di Salonica pada 12 Maret 1881 Salonica merupakan kota orang Yahudi yang mempunyai penduduk sejumlah 140.000 orang. Sebanyak 20 000 dari mereka merupakan orang Yahudi Aldunama, yaitu kaum Yahudi yang berpura-pura memeluk agama Islam.

Sewaktu kecil, Mustafa Kemal Atartuk sangat dibenci dan disisihkan oleh teman-temannya. Dia  sering bertengkar dengan guru, dan merasa senang jika mampu menyakiti seseorang. Dia sangat membenci bangsa Arab.

Ia mulai sekolah di Sekolah Fatimah, sebuah sekolah agama yang terkenal.Namun karena ayahnya membenci guru guru agama, Mustafa dipindahkan ke sekolah lain yang memasukkan Kurikulum Barat dalam pendidikannya. Pada usia dua belas tahun, Mustafa telah memasuki sekolah tentara di Salonica. Di sinilah guru-gurunya memberi gelar “Kemal” yang berarti pandai dalam pelajaran dan matematika.

Pada tahun 1898 ketika berusia 17 tahun, Dia memasuki Sekolah Tentara Monaster dan pada 1899, dia masuk Sekolah Tentara Istanbul. Di sini dia mulai aktif di bidang politik dan memasuki gerakan – gerakan rahasia. Pada tahun 1902 dia mendapat pendidikan di Akademi Staf Komando Militer dan lulus pada tahun 1905.

Mustafa Kemal Atartuk merupakan militer Turki yang melakukan konspirasi bersama pihak Barat untuk menjatuhkan Khilafah Islamiyyah dan menjadikan Turki sebuah Republik yang berdasarkan ideologi sekular. Dia meninggal dunia pada hari Kamis, 10 November 1938 karena mengidap berbagai penyakit, diantaranya Sirosis Hepatis karena mengkonsumsi alkohol yang banyak, penyakit kelamin (GO) serta beberapa penyakit lain yang mengerikan.

Sang Bajingan Mustafa Kemal Atartuk


Sob Ast mau cerita-cerita sedikit nih Sob. Mengapa judulnya Khalifah Aku Rindu Khalifah? Ya... karena memang politik yang lurus dan bermartabat serta menjunjung tinggi kemanusiaan adalah hannya Khalifah. Sobat tahu betapa boborknya sistem demokrasi?

DEMOKRASI ADALAH SISTEM POLITIK YANG BERTUHANKAN UANG DAN UANG ADALAH SEGALANYA, YANG KUAT DIALAH YANG MENANG, YANG KAYA PERDULI SETAN DENGAN YANG MISKIN, YANG MISKIN MEMITA PERLINDUNGAN KEPADA PEMERINTAHAN TIDAK DITANGGUHKAN. SEDANGKAN MEREKA YANG KAYA TIDAK ADA PERUNDANG UNDANGAN ATAS HAK ORANG-ORANG KECIL DI SAMPING KEPENTINGAN PERUTNYA SENDIRI. SEHINGGA TIDAK ADA BATAS HUKUM ATAS YANG KUAT MENINDAS YANG LEMAH BUKAN YANG KUAT MELINDUNGI SI LEMAH AGAR BERUSAHA KUAT!

Sobat mengerti Umar Ibn Khattab? Khalifah umat Islam kedua setelah Abu Bakar ash-Shidiq Rodiallahu'anhu, betapa dia rela untuk mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk rakyat? Beliau yang menyatukan antara yang mampu dan tidak mampu, yang menjamin keamanan bagi yang kaya maupun miskin, yang hidup tidak lebih untuk rakyat dan hannya untuk rakyat! Sedangkan Demokrasi? Sistem bobrok buatan barat yang ingin menghapuskan apa yang ada dalam kepemimpinan Khalifah. 

Sekarang sobat lihat dan bandingkan sebagai gambaran Ast yang akan berikan; Dahulu ada yang namanya Al-Andalusia di Spanyol dibawah ke Khalifahan Turki Usmani dimana rakyatnya dan bangsanya maju semaju majunya peradaban di dunia. Ketika Eropa masih dalam keterpurukan dan kegelapan, Islam dengan sistem Khalifah mampu dan sanggat mampu berperadaban yang sangat beradab! Dimana yang susah dibantu yang mampu, dimana yang tidak bisa belajar dibantu negara agar berpendidikan, dimana kebaikan tersebar dari ujung negeri sampai ujung lagi! Dimana rumah sakit bukan menganut paham politik uang! Yang mana perduli setan sama pasien yang mau mampus tapi gak punya uang! Al-Andalusia mempunyai pelayanan public yang adil dan beradab tidak ada yang namanya kaya dan miskin tidak ada yang namanya ruang VVIP dan ruangan ekonomi menengah kebawah, semua sama rata antara yang kaya dan miskin semua SAMA manusia! Tapi Demokrasi? TIDAK begitu saudara-saudara!

Sedangkan peradaban barat maju kerena runtuhnya keKhalifahan di Al-Andalus akibat perang salib yang biadab dipimpin oleh Paus Urban II yang sudah kalang kabut melihat peradaban Islam yang begitu besar sedangkan dia sendiri dan bangsa Eropa lainnya hannya sisa-sisa kejayaan Romawi. Tentara salibis merampok sebisa-bisanya, menjarah sebisa-bisanya, membunuh apapun, menghancurkan apapun, dan disanalah mereka merampok harta kekayaan Islam! Apa? Ya... Ilmu pengetahuan Islam.

Kami rindu Khalifah... Dimana kehidupan yang tolong menolong tidak perduli antara yang kaya dan miskin yang Katolik, yang Yahudi, yang Islam semua sama dan semua hannya manusia. Inilah Khalifah dimana dunia berjalan sebagai mana mestinya hak-hak manusia dijamin oleh para pemimpin mereka bukan diperkosa haknya seperti sistem Demokrasi. Dalam Demokrasi kami Putera Puteri Indonesia yang tercinta padahal negara kami adalah negara besar di dunia dengan kebesaran Allah atas sumber alam dan segala kecukupannya yang diberikan Allah kepada bangsa ini.

Tetapi kami Putera Puteri Indonesia harus bertaruh nyawa dan masa depan hannya untuk mengenyam pendidikan yang layak...
Dimana ada yang namanya pendidikan diutamakan tetapi mengapa negara ini seakan tidak perduli pada orang yang tak berpunya...
Dan bukankah negara ini besar dari orang-orang yang terlahir dari orang-orang yang tak berpunya? Lantas apa balas jasa kalian kepada kami...
Orang-orang perbatasan mempunyai suara; Perut kami Malaysia tetapi hati kami Indonesia...

Dimana pemerintahan yang Demokrasi ini mata dan telinganya apakah mereka tidak melihat tidak mendengar? Kesetiaan sampai mati rakyat mulia disana?...
Dia orang tua yang mempunyai anak yatim ataupun piatu, dia yang hannya makan nasi dan garam sedangkan orang-orang istana makan dengan kerongkongan yang penuh JANJI PALSU!!!...
Ohhh Khalifah siapapun kau, pernah ada orang yang membuatmu hina didepan orang bannyak, dimana kau dikatakan pelayan padahal kau adalah rajanya rakyat yang kau pimpin, tetapi kau hannya bersyair "Iya akulah sang pelayan rakyat"...
Sedangkan Demokrasi ini mengajarkan kami para generasi muda untuk merendah pada pemimpin yang tak tahu diri!...
Hey!!! Kemana kamu akan jual itu harta kami? Minyak, Gas, Emas, Uranium, Kayu, Ikan, Bahan-Bahan Makanan Yang Bermutu Tinggi? Kemana kau akan jual? Sedangkan  kami makan hannya ampas karena kami kaum yang tidak berpunya...
Kamu berteriak lantang ingin membangun bangsa yang besar! Tetapi kamu para pemimpin dan kaum mampu mengapa tidak membatu kami untuk sekolah tinggi? Yang nantinya kami akan angkat derajat martabat bangsa ini, sesungguhnya kamu pemimpin yang dalam kekeliruan....
Mereka bangsa besar mereka yang harum namanya di dunia, mereka adalah bangsa yang menjunjung tinggi para muda mudinya untuk berpendidikan dan para pemimpin mereka menolongnya menyanggupi yang tidak sanggup dan mendukung yang perlu dukungan...
Mereka tidak rakus! Mereka bangsa besar lebih mengutamakan rakyat karena kamilah yang membuatmu memimpin dan meletakan masa depan kami tepat diatas pundak kanan dan kirimu, kamu jatuh kami pun jatuh!...

Kalian tahu Sob ya tepat hari ini July, 09 2014 adalah hari kita semua seharusnya memilih, tapi pilihan seperti apa yang mereka persembahkan? Bahkan adapun ustad ulama yang menyedihkan menyebut golput adalah haram, dan Saya benar-benar bertannya dan bingung, orang macam apa yang menyatakan golput adalah haram? Bukankah kalian sebut negara ini Demokrasi? Bukankah golput itu hak? Sekarang sudah kita tahu Demokrasi adalah sistem yang membingungkan saking banyaknya orang yang berdemo berebut kekuasaan sampai-sampai mereka lupa juga apa itu Demokrasi. Bebas menentukan suara ataupun tidak bersuara sekalipun bukankah itu Demokrasi???

Perlu Anda tahu Sobat sekalian, apapun yang kalian pilih manusia berbentuk apapun tetap saja kalian yang kaya tetap kaya yang miskin tetap miskin yang tidak berpendidikan tetap saja tidak berpendidikan (Terkecuali jika mereka berusaha lewat tangan dan kaki mereka sendiri bukan oleh pemerintah). Lalu kenapa kalian begitu membabi buta dalam ber-fanatik-ria? Sampai sampai adapun ulama dan ustad yang terhormat keluar dari mulut mereka golput adalah haram???

Inilah Saya dengan diri Saya, dimana harga diri Saya adalah yang utama...
Inilah Saya dalam keputusan dan ideologi...
Apalah arti memilih jika tidak ada pilihan, apakah Kau harus memutus urat venaku agar Aku bersuara?
Sekalipun orang-orang berkata selalu ada pilihan antara dua tapi mereka lupa yang ketiga. Yaitu DIAM...
Setiap manusia pasti bisa tanpa atau dengan seorang pemimpin, karena kami adalah pemimpin yang meminpin diri ini...
Toh, mereka yang memaksa bisa mencabik dan menghancurkan raga ini, tetapi ideologi dan pemikiranku tetap kekal...
Inilah Saya dengan diri Saya, dimana harga diri, pemikiran, dan ideologi yang Saya pertahankan...
Semoga beruntung dengan pilihan kalian yakini, Allah diatas kami...

Written By : Aditya Von Herman
Notes : Anti politik Demokrasi dan Saya katakan Ya!!! Pada keKhalifahan Islam... Tetap jaga kedamaian karena itu hak segala kaum... 



Artikel Terkait Education ,Islamic Religion


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.