LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Minggu, 07 September 2014

Kepada Umat Manusia: Jangan Bersedih!


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Wahai umat manusia, hai orang-orang yang bosan dengan kehidupan, yang tidak bergairah dalam hidup ini, yang hari-harinya sempit, dan jalan nafasnya tersumbat, di sana ada kemenangan yang nyata, pertolongan yang semakin dekat, jalan keluar dari kesempitan, dan kemudahan setelah kesulitan.

Di sekitar Anda ada hal-hal kecil yang tersembunyi. Ada cita-cita yang indah, ada masa depan yang menjanjikan, dan ada janji yang pasti.

((Sebagai) janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya) QS. Ar-Rum: 6

Di dalam kesempitan yang Anda rasakan, tersembunyi jalan keluar. Dalam musibah yang Anda hadapi, ada hal yang akan menyelamatkan dari musibah itu sendiri. Justru dalam hal-hal yang Anda tidak sukai itu, ada kenikmatan, dan kebaikan.

(Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami) QS. Fathir: 34

Wahai umat manusia, sudah saatnya Anda mengganti keraguan dengan keyakinan, penyelewengan hati dengan kebenaran, ketidaklurusan pikiran dengan hidayah, dan ketidaklurusan jalan dengan petunjuk.

Sudah saatnya Anda menyingkap kegelapan dengan fajar shadiq, mengganti harapan yang pahit dengan keridhaan yang manis, dan cobaan yang gelap dengan cahaya yang menerangi segala kebohongan.

Wahai umat manusia, di balik ladang yang geresang itu ada tanah subur yang rezekinya melimpah ruah.

Di atas gunung yang tejal, ada kebun yang sangat subur, yang tak parlu siraman hujan lebat. Kebun itu memberikan kabar gembira, harapan yang baik, dan cita-cita.

Wahai orang yang tidak nyenyak tidur dan selalu mengeluh karena kegelapan, kegelapan akan tersibak, dan bergembiralah dengan datangnya pagi.

(Bukan subuh itu sudah dekat) QS. Hud: 81

Pagi yang akan menyinarkan cahaya, kegembiraan, dan kesenangan.

Wahai orang-orang yang hatinya terenggut kesedihan, melangkahlah dengan pelan. Di ufuk sana telah tersedia jalan keluar dan ada sunah yang baku dan benar yang akan memberikan keringanan. 

Wahai orang yang matanya selalu digenangi air mata, hentikan aliran air mata itu, dan berikan kenikmatan kepada kedua bola matamu itu. Tenanglah, karena Anda berhak mendapatkan perlindungan dari Sang Pencipta dan pemeliharaan dari sisi kebijaksanaan-Nya. Tenanglah, qadha' telah selesai, kebijaksanaan telah dirumuskan, rintangan sudah bisa dihilangkan, otot-otot kekuatan telah kembali segar, dan pahala telah ditetapkan bagi yang terus berusaha.

Tenanglah, karena Anda sedang berurusan dengan Dzat Yang Berkuasa atas urusan-Nya, Yang Maha Bijaksana atas hamba-hamba-Nya, Yang Maha Pengasih terhadap makhluk-Nya, dan Yang Maha Indah dalam segala pengaturan-Nya.

Tenanglah, karena akhir dari perjalanan itu adalah kebaikan. Hasilnya adalah kesenangan, dan penutupnya adalah kemuliaan. 

Setelah kefakiran itu akan ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali, dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

(Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu suatu hal yang baru) QS. Ath-Thalaq: 1

Wahai orang-orang yang merasa tersiksa dengan kelaparan, kesempitan, sakit, kepedihan, dan kefakiran. Bergembiralah, kalian akan kenyang, akan bahagia, akan gembira dan akan sehat.

(Dan, malam ketika telah berlalu, dan subuh apabila mulai terang) QS. Al-Muddatstsir: 33-34

Pasti malam akan tersibak dan simpul itu akan terurai 
Yang takut mendaki gunung selamanya akan hidup di dalam kubangan.

Sebagai seorang hamba, harus berbaik sangka terhadap Rabb-nya, menunggu karunia dari-Nya, dan mengharapkan kebijaksanaan-Nya. Karena siapapun yang berada dibawah otoritas kata, 'Kun', maka harus percaya terhadap janji-Nya. Tak seorang pun yang dapat memberikan kebaikan, kecuali Dia. Tidak pula seorang pun yang dapat menghentikan bahaya, kecuali Dia. Di dalam setiap jiwa, Dia telah menentukan kebijaksanaan. Dalam setiap gerakan ada hikmah. Dan, setiap saat dia memberikan jalan keluar.

Dia yang telah menjadikan pagi hari setelah malam, yang telah menurunkan hujan setelah kegersangan, yang memberi agar disyukuri, yang menurunkan ujian untuk mengetahui siapa yang bersabar dan siapa yang tidak, yang memberi kenikmatan hanya karena Dia ingin mendengarkan pujian dari hamba-Nya, dan menurunkan bencana supaya seorang hamba mau berdoa. Ini adalah keharusan agar hamba lebih menguatkan tali hubungan dengan-Nya, dan banyak memohon kepada-Nya. 

(Dan, mohon ampunlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya) QS. An-Nisa: 32

(Berdoalah kepada Rabb-mu dengan berendah hati dan sura yang lembut) QS.Al-A'raf: 55

Dikisahkan, Al-'Ala' ibn al-Hadhrami tersesat dengan para sahabatnya di tengah padang pasir. Bekal air mereka telah habis, dan hampir saja mati kehausan. Al-'Ala' pun menyeru kepada Rabb-nya dan Ilah Yang Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa, "Wahai Dzat Yang Maha Tinggi, Yang Maha Agung, Yang Maha Bijaksana, dan Yang Maha Tabah ...," dan tiba-tiba turunlah hujan. Mereka pun minum, berwudhu, mandi, dan memberi minum kendaraan (unta) mereka.

(Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji) QS. Asy-Syu'ara: 28

Rewrite By : Aditya Von Herman 
Source : Buku La Tahzan Hal: 365-367 



Artikel Terkait Advice (Nasihat) ,La Tahzan (Jangan Bersedih!)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.