LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Sabtu, 27 September 2014

Seperti Muslimah Lain, Iman Saya Kerap Naik Turun


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Pemahaman Aaminah Hernandez tentang Islam tak lepas dari Revolusi Iran dan konflik Palestina. Penggambaran yang ia dapat, terbatas pada pelecehan terhadap Muslimah.

"Sungguh menakutkan melihat wajah perempuan ditutupi pada era Madonna dan Cyndi Lauper," kenang dia seperti dilansir onislam.net, Selasa (23/9). Intinya, lanjut dia, pemahaman tentang Islam dan Muslim cenderung negatif.

Namun, ada satu hal yang luput dari pemahamannya, bahwa Islam dipeluk negara di luar Arab. "Saya tidak menyadari ada orang lain di luar masyarakat Timur Tengah yang memeluk Islam. Juga, saya tidak menyadari bahwa tidak semua Arab itu Muslim," ucap dia.

Suatu hari, Aaminah membaca otobigrafi Malcom X. Memang, bacaan itu belum menuntunya pada Islam. Namun, sejak itu, ia tak lagi menolak konsumsi babi. Perubahan ini tidak disadarinya.

Selama bertahun-tahun, Aaminah tidak merasa bahagia. Ia dilecehkan, dianiaya dan hidup dalam lingkungan yang keras. Iapun mengonsumsi narkoba, dan berpesta minuman keras. "Jujur saya menderita depresi," kata dia.

Ada satu waktu yang membuat terkejut, adiknya yang dahulu terlibat narkoba telah menjadi pribadi yang berubah. Adiknya lalu memberitahu Aaminah, bahwa ia kini menjaid seorang Muslim. "Jujur saya terkesan dengan perubahan kepribadian dan sopan santun kakak saya," ucapnya.

Sebelumnya, kata Aaminah, adiknya telah didiagnosis skizofrenia, termasuk halusinasi, depresi aku tapi sejak mnejadi Muslim ia tidak menunjukkan gejala dan tidak membutuhkan pengobatan.

"Adikku telah menjadi pria yang lemah lembuh, ia tampak lebih gagah. Setiap kali bertemu, ia ajak saya berdiskusi tentang Islam. Waktu itu, saya belum tertarik," kata dia.

Seperti biasa, kehidupan Aaminah belum membaik. Mulai muncul keinginan dari dirinya untuk hidup lebih baik. Suatu hari, adik Aaminah mengajak temannya yang Muslim ke rumahnya. Ini kali pertama, Aaminah bertemu Muslim di luar adiknya.

"Saat saya bertemu dengannya, saya seperti malu," kata dia.

Kehidupan Aaminah masih belum membaik. Situasi kian runyam, ketika ia diusir oleh suaminya. Lantaran diusir, Aaminah memutuskan menetap di rumah adiknya. Saat itu, Aaminah berkeluh kesah di gereja. "Gereja tidak menawarkan apapun kecuali membuat saya sinis," kata dia.

Selama berada di rumah adiknya, Aaminah kerap mendengar adzan. "Inilah yang membuat saya yakin untuk menjadi Muslim," kata dia.

Sebagai mualaf, Aaminah perlu beradaptasi dengan identitas barunya. Beruntung, Aaminah banyak dibantu oleh adiknya. Ia diajari, wudhu, shalat, dan zikir.

Alhamdulillah, Aaminah mendapatkan pekerjaan yang memungkinkannya mengakses internet. Ia baca informasi tentang Islam dan Muslim, termasuk masalah hijab. Di dunia maya, Aaminah membuat jaringan komunikasi dengan Muslimah yang lain.

"Seperti Muslimah lain, iman saya kerap naik turun. Tapi teman-teman saya yang Muslim membantu saya untuk berubah," kata dia.

"Saya selalu berrdoa, agar menjalani hidup lebih baik setiap harinya. Dan bisa mendorong orang lain untuk lebih baik dari dirinya," kata dia.

Edited : Aditya Von Herman
Source : republika.co.id



Artikel Terkait Mualaf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.