LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Minggu, 30 November 2014

Tidak Ada Agama Yang Begitu Hebatnya Difitnah Dan Diolok-Olok Seperti Islam

Mualaf Ilustrasi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Mualaf asal Inggris, Daniel JF mengakui bahwa dirinya sangat kagum dengan keindahaan agama Islam yang membuat dirinya memutuskan untuk menjadi seorang mualaf. Daniel mengungkapkan bahwa kejujuran dan kebenaran yang diajarkan dalam Islam membuat dirinya sadar kenapa ia berada di dunia ini. Ia pun bersyukur dapat menemukan Islam dalam umurnya yang sudah tidak muda lagi.

Daniel lahir dari keluarga yang taat pada agama yang dianut oleh mereka. Namun, ia masih belum menemukan agama yang mengajarkan tentang kebeneran kehidupan. Ia pun lantas mencari tahu dan melakukan perjalanan untuk mencari jawaban tersebut. Daniel mengakui bahwa dirinya hanya ingin merasa dekat dengan Tuhan. Tetapi ia belum menemukan hal tersebut dalam ajaran agama yang sebelumnya. Hingga akhirnya ia menemukan jawaban tersebut dalam agama Islam.

Setelah memutuskan untuk menjadi mualaf, Daniel merasa lebih baik. Baginya, Islam telah menjadikannya sebagai manusia sebenarnya.

"Tidak ada agama yang begitu hebatnya difitnah dan diolok-olok seperti Islam, namun andai saja mereka itu mempelajarinya secara mendalam, maka inilah agama yang kuat bagi yang lemah, agama yang kaya bagi yang miskin," ujar Daniel seperti dikutip OnIslam, Ahad (23/11).

Menurut Daniel, dalam Islam, mengaku beriman tapi tidak ada tindakan nyata hanyalah omong kosong. Umat Islam yakin bahwa segala tindakan mereka menjadi tanggung jawab mereka sendiri dan akan dipertanyakan dalam kehidupan ini dan di akhirat.

Daniel juga merasa sangat takjub dengan cara-cara Islam memberikan alasan dalam aturannya. Seperti contoh, Islam mengharamkan minuman yang mengandung alkohol dan sesuatu yang bekaitan dengan riba. Islam sangat mengerti bahwa hal-hal tersebut dapat menyebabkan kesengsaraan dan kesedihan kepada manusia.

Menurutnya, Islam mengajarkan bahwa setiap manusia yang dilahirkan dalam keadaan suci, tidak berdosa. Ini mengajarkan bahwa pria dan wanita berasal dari esensi yang sama, memiliki jiwa yang sama, dan telah dilengkapi kemampuan yang sama untuk berpikir, beribadah dan menjaga moral.

"Setiap muslim di mana pun adalah saudara bagi yang lainnya karena Islam selalu mengajarkan bahwa semua orang di hadapan Allah sama, yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaannya," ujar Daniel.

Hal yang sangat dikagumi oleh  Daniel dari Islam adalah agama ini selalu membimbing umatnya setiap hari melalui salat lima waktu, tanpa mengenal kondisi dan tempat.

Edited By : Aditya Von Herman
Source : republika.co.id



Artikel Terkait Mualaf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.