LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Jumat, 05 Desember 2014

File RAW Dalam Photography


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Assalamualaikum Sobat selamat sore. File RAW dalam photography mungkin masih bannyak orang yang masih belum memahami. Pada dasarnya file RAW tidak bisa langsung diprocess setelah kita menjepret suatu object, mengapa? Karena file RAW memang belum terproses secara sempurna setelah kita mengambil suatu gambar dan oleh karena itu masih belum bisa dicetak atau diedit lebih lanjut pada program pengeditan gambar. Biasanya pemrosesan gambar lewat sebuat converter file RAW melalui software lain disertakan pada CD bawaan kamera atau bisa membeli software converter file RAW seperti Adobe Camera RAW dll, dimana pengaturan ketepatan gambar bisa di atur terlebih dahulu sebelum dikonversi ke gambar siap cetak seperti file TIFF atau JPEG. 

Kenapa Orang Memilih RAW Jika Demikian?
Setiap orang selalu saja ada yang namanya berlainan pendapat, tetapi untuk mereka yang professional dalam bidang photography file RAW ini akan sangat memungkinkan dan lebih fleksible untuk diatur dari sisi Sharpening, Contras, White Balance, Gamma Correction, dan juga Interpolation atau dalam kata lain pengaturan tingkat lanjut daripada file JPG yang katanya sudah sangat sulit diolah kembali secara leluasa.

Jadi Apa Untungnya Ast:

- Kendali penuh akan White Balance, Tonal, Contras, Saturation, Sharpening dan Noise Reduction.
- Kendali akan Eksposur, terhindar dari under/over eksposur.
- Kesempatan mendapat dynamic range lebih lebar berkat tonal per piksel yang lebih tinggi.
- Memungkinkan memakai metoda lossless compression sehingga terhindar dari artefak khas dari kompresi JPG.

Dan Jika Ada Kerugiannya Apa Ast:

- Ukuran file lebih besar, menghabiskan ruang kosong di memori dan memperlambat proses penulisan data ke memori.
- Diperlukan proses lebih lanjut setelah memotret dan untuk itu perlu software RAW converter (dan komputer yang cukup bertenaga).
- Proses konversi untuk banyak file akan melelahkan dan menyita waktu.
- Setiap ada kamera baru perlu mendownload database camera RAW yang sesuai.

Kesimpulan
Untuk file RAW itu sendiri kita bisa menarik kesimpulan, bahwa file image yang lebih mudah untuk dicustomisasi dan diolah lebih leluasa untuk menghasilkan gambar yang lebih dynamic tetapi dengan konsekuensi file jenis RAW tidak bisa langsung cetak melainkan harus diolah lebih lanjut terlebih dahulu. Dan proses pengolahannya akan memakan waktu juga menuntut spesifikasi hardware yang memadai untuk pengolahannya.

Jadi Sob, kalian mau pilih yang sudah jadi dan bisa langsung cetak (JPEG, TIFF, dll) atau mau memilih file RAW yang kalian bisa lebih bebas mengcustom file image RAW hasil jepret kalian? So.... If me rather than RAW for now on, I rather like to be simple a JPEG.

Saya Aditya Von Herman, auf wiedersehen...

Written By : Aditya Von Herman
Inspiration :  m.tecmarin.com, focusnusantara.com



Artikel Terkait Photography


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.