LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Kamis, 25 Desember 2014

Tentang Vaksin


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Bismillah hirrahman nirrahim, assalamualaikum Sobat Ast semua selamat pagi. Vaksin menurut artikel yang Ast baca berasal dari bahasa latin (vacca) yang berarti sapi, karena berhubungan dengan ditemukannya vaksin itu sendiri pada waktu pertama kalinya. 

Pada tanggal 14 Mei 1796, Edward Jenner menguji hipotesis dengan inokulasi (menyuntik) James Phipps  seorang anak berumur delapan tahun yang merupakan anak dari tukang kebun Jenner. anak tersebut diberi nanah dari cacar sapi yang diambil dari tangan Sarah Nelmes, seorang pemerah susu yang telah mengidap cacar sapi.

Dalam kasus lain Louis Pasteur menemukan sejumlah vaksin termasuk vaksin rabies yang diberikan pertama kali pada manusia di tahun 1885.

Vaksin sendiri adalah metode yang membuat tubuh manusia dapat kebal secara alami terhadap penyakit yang disebabkan oleh mikro organisme patogen termasuk virus. Prinsip dasar dari penggunaan vaksin adalah tubuh menghasilkan anti bodi untuk melawan serangan virus. Menurut Kamus Kedokteran Dorland vaksin merupakan suspensi mikro organisme antigen yang permukaannya atau toksinnya telah dimatikan atau dilemahkan. Pemberian vaksin (vaksinasi) menyebabkan tubuh bereaksi membentuk antibodi, sehingga kebal terhadap infeksi patogen dikemudian hari.

Jenis-Jenis Vaksin
 
1. Hepatitis untuk mengusahakan kekebalan hati terhindar dari penyakit.
2. Polio untuk mengusahakan atropi otot sehingga kebal dari penyakit dan jika kebal manfaatnya antara lain bentuk kaki lurus atau normal tidak seperti huruf O atau huruf X, dan kelumpuhan.
3. Rubella supaya kebal dari serangan campak.
4. BCG (Bacillus Calmitte Guerine) untuk mencegah serangan TBC Tuber Culocis.
5. DPT (Dipteri Portucis Tetanus) mencegah timbulnya penyakit gomen atau sariawan dan batuk rejan serta tetanus.
6. MMR Measless Mumps   Rubella.

Di Indonesia, praktik vaksinasi terhadap balita bayi di bawah umur lima tahun antara lain;  Hepatitis B, BCG, Polio, MMR, IPV, DPT.

Bahan-Bahan Yang Digunakan Untuk Vaksin

Bahan alami: enzim yang berasal dari babi, seline janin bayi, organ bagian tubuh seperti: paru-paru, kulit, otot, ginjal, hati, thyroid, thymus, dan hati yang diperoleh dari aborsi janin. Vaksin polio terbuat dari babi; atau campuran dari ginjal kera, sel kanker manusia, dan cairan tubuh hewan tertentu antara lain serum dari sapi atau nanah dari cacar sapi, bayi kuda atau darah kuda dan babi, dan ekstrak mentah lambung babi, jaringan ginjal anjing, sel ginjal kera, embrio ayam, dan jaringan otak kelinci.

Bahan kimiawi: merkuri, formaldehid, aluminium, fosfat, sodium, neomioin, fenol, dan aseton.

Efek Vaksinasi Pada Balita

Berbahaya. Conggres Amerika Serikat (AS) membentuk “The National Chilhoodvaccin injury act” berkesimpulan vaksinasi menyebabkan luka dan kematian. Dr. Wiliam Hay berkomentar, “tidak masuk akal memikirkan bahwa Anda menyuntikkan  nanah  ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatannya.

WHO (World Health Organization), yaitu organisasi kesehatan dunia menemukan bahwa anak yang divaksinasi campak memiliki peluang 15 kali lebih besar unuk diserang campak. Banyak penelitian medis mencatat kegagalan vaksinasi. Campak, gabag, polio, gondong juga terjadi di pemukiman penduduk yang diimunisasi.

Bermanfaat
. Disimpulkan bahwa imunisasi merupakan sebab utama penurunan jumlah penyakit. Dicatat oleh ‘The Brithis Association for the Advancement of Science” menemukan bahwa di Amerika Serikat dan Inggris mengalami penurunan penyakit sebanyak 80% hingga 90%.

Disebutkan pula bahwa secara umum vaksinasi cukup aman karena keuntungan perlindungan jauh lebih besar dari pada efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Menurut laporan WHO tentang efek buruk vaksinasi itu benar adanya. Akan tetapi penelitian dan penyempurnaan di bidang kesehatan terus dilakukan sehingga efek buruk dari vaksinasi itu dapat dikurangi bahkan sekuat tenaga dinetralisir.

Perkembangan selanjutnya, formula vaksinasi lebih bagus, lebih halus, dan lebih aman, sehingga ada manfaatnya bagi usaha meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Termasuk balita bagi vaksinasi mereka seperti: MMR, DPT, BCG, IPV, dan polio.

Vaksin Dalam Pandangan Islam

Vaksinasi dalam pandangan Islam beragam Sob, ada yang bilang halal dan ada yang bilang haram. Silahkan Sobat simak alasa halal dan haramnya vaksinasi:

Halal
Pada prinsipnya vaksinasi adalah boleh alias halal karena;
1. Vaksinasi sangat dibutuhkan sebagaimana penelitian-penelitian di bidang ilmu kedokteran.
2. Belum ditemukan bahan lainnya yang mubah.
3. Termasuk dalam keadaan darurat.
4. Sesuai dengan prinsip kemudahan syariat ada kesempitan atau kesulitan. Ayat tersebut menjelaskan prinsip kemudahan dalam pelaksanaan syariat Islam:

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS al-Baqarah/2 : 172).

Haram
Berobat dengan yang Haram secara prinsip itu boleh menurut imam syafi’i, Imam Hanafi, dan Ibnu Hazm Kalau keadaannya terpaksa dengan mengajukan ayat Alquran  sebagai berikut:

Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas (QS. Al-An’am/6 : 119).

Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di posting yang lain.

Edited By : Aditya Von Herman
Source : google.com, danusiri.dosen.unimus.ac.id



Artikel Terkait Education


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.