LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Sabtu, 30 Mei 2015

HowAst: Cara Menjadi Misterius Dengan Pembawaan Yang Anggun Dan Tenang


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Bismillah Hirrahman Nirrahim, Assalamualaikum Sobat Ast apa kabar? Menjadi seorang yang misterius itu sangat mengesankan mungkin juga memikat orang yang melihat pribadi kita. Baik pria maupun wanita, elemen misterius menjadikan orang yang melihat seakan menginginkan lebih dan terus menebak tentang pribadi kita. Mungkin juga sebagian pembaca menilai sikap misterius tampak dingin atau asing. Perlu diketahui oleh Sobat sekalian, asalkan dilakukan dengan keanggunan dan hati-hati, menjadi seorang yang misterius dapat menjadikan teman, kekasih, dan orang yang baru Sobat temui menjadi terpesona oleh pribadi yang mungkin selama ini tersembunyi dalam diri Sobat.

Mungkin Sobat tertarik dengan apa yang Ast maksudkan misterius ini? Kalau begitu Sobat harus melanjutkan artikel ini sampai habis, saran Ast jika Sobat hendak melakukannya dengan sungguh-sungguh, jadilah pribadi yang anggun entah Anda pria maupun wanita. Berlakulah sewajarnya tidak berlebihan atau jadi salah tingkah. Kalau begitu selamat menyimak :




Kamis, 28 Mei 2015

Bagaimana Engkau Meraih Kebenaran, Siapa Yang Kau Anggap Sebagai Kebenaran?

Adekunle Afolabi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Di Nigeria, khususnya di wilayah dengan mayoritas suku Yoruba, toleransi beragama paling minim. Di sana, sudah biasa untuk melihat Muslim masuk Kristen. Hampir tidak pernah dilaporkan seorang Kristen masuk Islam.

Namun, seorang pria, mantan pendeta, Adekunle Afolabi, pendiri dan pemimpin sebuah Gereja Seraphim, di Ekute, memecah 'kutukan' tersebut baru-baru ini. Dia memilih Islam setelah menjadi seorang Pastor Kristen selama lebih dari 25 tahun.




Jasmine Crawford: Saya Memohon Kepada Allah Agar Selalu Membimbing Saya

Mualaf ilustrasi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Jasmine Crawford memutuskan menjadi Muslim sejak setahun lalu. Islam dipilih karena menurutnya benar. "Saya memohon kepada Allah agar selalu membimbing saya," kata dia seperti dilansir Onislam, Selasa (26/5).

Sebelumnya, Jasmine merupakan penganut Katholik. Perjalanannya memeluk Islam cukup panjang. Ia pelajari dahulu agama-agama dengan harapan dapat mengetahui mana agama yang sesuai dengan apa yang dicarinya. "Saya termasuk orang yang senang belajar hal baru. Semakin banyak saya pelajari, saya semakin mendalaminnya," kata dia.




Tuhan Akan Membawamu Berlutut

Jeffrey Lang


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Tidak terlalu mengejutkan ketika bocah laki-laki yang penuh rasa ingin tahu itu mencapai karier puncak sebagai guru besar matematika. Yang mengejutkan ialah ketika bocah yang sangat rasional itu akhirnya meyakini keberadaan Allah, Pencipta Yang Esa.

Selama tahun terakhirnya di sekolah Katolik Notre Dame Boys High, ia mengungkapkan keberatannya secara rasional terhadap keberadaan Sang Maha Kuasa. Diskusi dengan kepala sekolah, orang tua, dan teman sekelas tidak bisa meyakinkan Jeffrey akan keberadaan Tuhan. Dia menjadi atheis pada usia 18 tahun. Namun, kira-kira sesaat sebelum atau sesudah ia menjadi atheis, Jeffrey bermimpi. Sebuah mimpi yang berulang.




Minggu, 24 Mei 2015

Richard Beauchamp: Dia Merasakan Masjid Sebagai Rumah Spiritualnya Yang Baru

Mualaf ilustrasi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Richard Beauchamp nampak duduk di dalam mobilnya yang terparkir di depan masjid. Saat itu, ia merasa gugup melihat hilir mudik jamaah masjid di kawasan Irving, dallas, Texas tersebut karena hatinya juga ingin masuk ke dalam juga. Akhirnya, ia meyakinkan dirinya untuk masuk dan mencari takmirnya. “Tak disangka, mereka sangatlah baik saat menyambutku pertama kali dan rasanya mudah untuk bolak-balik kesana,” ujar Beauchamp (31 tahun) seperti dilansir Dallasnews.com.




Dan Akhirnya Dengan Islam Saya Merasa Lebih Baik

Mualaf ilustrasi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Umm Hamid, 41 tahun, lahir di Italia Utara dan beragama Katolik dari kedua orang tuanya. Hamid menikah dengan seorang Muslim dan memutuskan untuk masuk Islam kemudian. Sebelum menikah, perhatiannya terhadap Islam sudah terpupuk. Ia melihat perilaku baik muslim-muslim Italia di tengah-tengah kota.




Minggu, 17 Mei 2015

Aisha Bhutta: Bahwa Di Setiap Kesulitan Selalu Ada Kemudahan

Aisha Bhutta


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Di saat Debbi Rogers remaja, ia merasakan sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Ketika teman-temannya kerap menciumi poster penyanyi tampan George Michael, ia justru memandangi gambar Yesus di dindingnya tiap malam. 

Ya, Rogers (32 tahun) terlahir di tengah keluarga kristiani yang taat. Sehingga, ia pun tidak membayangkan mengucapkan kalimat syahadat, menikah dengan seorang pria Muslim, dan membawakan hidayah bagi puluhan orang keluarga, kerabat, dan tetangganya untuk bersyahadat pula.




Minggu, 10 Mei 2015

Vera Verinak Muslimah Ukraina Penghafal Al Quran

Vera Verinak


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Seorang warga negara Ukraina menjadi Muslimah pertama di negara itu yang menjadi penghafal Al Quran. Muslimah Ukraina itu bernama Vera Verinak (35). Vera menyatakan proses menghafal Alquran ini sudah dirintisnya sejak 17 tahun yang lalu. Ketika ia memutuskan untuk memeluk Islam.

Namun, upaya menghafal al quran itu terhenti ketika dirinya sibuk dengan pekerjaan, pernikahan, dan mengurus anak-anak.




Marjolein Khan Kamp: Islam Adalah Agama Yang Membuat Puas Untuk Menyampaikan Semua Pertanyaan

Marjolein Khan Kamp


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Muslimah cantik bertutup semua auratnya. Tersujud pada selembar sajadah sembari melantunkan takbir, 'Allahu Akbar'. Marjolein Khan Kamp (30 tahun), mengaku kini hidupnya tenang dan penuh damai. Delapan tahun lalu, gadis asal Jerman itu mantap memilih Islam.

Islam, kata dia seperti dalam wawancara bersama Stern.de, Jumat (10/4), adalah agama yang membuatnya puas untuk menyampaikan semua pertanyaannya. Perasaan ingin tahu mana agama yang benar, tak menyurutkan langkahnya meniti jalan hidayah, meski orang tua, agama Kristen Protestan, keras melarangnya.




Abdur Raheem Green: Islam Adalah Cahaya, Kedamaian, Dan Ketenangan Hati

Abdur Raheem Green


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Abdur Raheem Green terlahir di Dar es Salaam, Tanzania dengan nama Anthony Vatswaf Galvin Green. Ia lahir ketika ayahnya masih menjabat sebagai administrator kolonial Inggris. Onislam.net melansir, ibu Anthony seorang penganut Katolik Roma, sedangkan ayahnya agnostik. Sejak pernikahannya, sang ibu menyadari bahwa dirinya bukan seorang Katolik yang baik, tapi dia ingin memperbaikinya dengan mengirimkan kedua putranya ke sekolah Katolik. Maka, Anthony dan saudara laki-lakinya, Duncan, dididik untuk menjadi seorang pemeluk Katolik yang taat. Pada umur 10 tahun, Anthony masuk ke sebuah sekolah Katolik berasrama yang sangat terkenal. Sekolah biara itu bernama Ampleforth College, terletak di Yorkshire, utara Inggris. 




Kamis, 07 Mei 2015

Lacey Tourney: Islam Benar-Benar Berbeda Dibandingkan Dengan Agama-Agama Lain

Lacey Tourney


Lacey Tourney (25 tahun) dibesarkan dalam keluarga Katolik Roma. Hingga remaja, ia rutin pergi ke gereja. Perempuan asal Kanada itu juga merayakan semua hari-hari besar Nasrani setiap tahunnya, seperti Natal dan Paskah. Akan tetapi, saat beranjak dewasa, Tourney mulai mempertanyakan kembali keimanan yang ia anut sejak kecil.




Saya Kira Saya Mengucapkan Syahadat Sendiri Saat Itu

Mualaf Ilustrasi


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Nama saya Maria. Saya masuk Islam satu tahun yang lalu. Saya tumbuh besar dan menjalani pendidikan di kota Boulder, Colorado. Kedua orang tua saya imigran dari Afrika Selatan. Tapi, tak satu pun dari mereka percaya pada agama. Mereka berdua ateis. 

Saudara laki-laki saya, seorang mahasiswa musik di Universitas Colorado, beragama Katolik. Sebelum saya bertobat, saya tidak pernah benar-benar percaya pada Tuhan. Saya tidak memiliki agama. Saya tumbuh dengan apa yang orang tua saya ajarkan, jadi saya tidak percaya pada Tuhan. Saya juga tidak percaya pada agama sama sekali.




Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.