LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Senin, 15 Juni 2015

Abrahamsen: Saya Telah Menemukan Rasa Tenang Yang Saya Cari

Abrahamsen


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Selamat dari peristiwa pembantaian tanggal 22 Juli 2011 di pulau Utoya telah menjadi titik balik kehidupan bagi Morten Abrahamsen Ibrahim. Pria asal Hamar, Norwegia yang sekarang berusia 23 tahun ini memutuskan untuk masuk Islam.

Ia telah melalui masa sulit di pulau, ketika seorang pria bersenjata, Anders Behring Breivik, menewaskan 69 orang pemuda di kamp musim panas yang diadakan oleh Partai Buruh. 

"Saya mendapatkan banyak perlawanan, juga secara terbuka, dari orang-orang yang berpikir saya rentan dipaksa untuk berpindah agama," kata Abrahamsen, dilansir dari Onislam.net pada Selasa (9/6).

Sekarang sudah hampir empat tahun sejak pembantaian itu, Abrahamsen sudah menjadi muslim dan berkembang bersama agama nabi Muhammad SAW. Ia menyatakan keislamannya pada perwakilan Islam Net, sebuah organisasi Islam di Oslo, Norwegia. "Saya telah menemukan rasa tenang yang saya cari," ucapnya.

Breivik adalah seorang penjahat yang digambarkan oleh polisi sebagai sayap kanan fundamentalis Kristen. Dia  menewaskan sedikitnya 76 orang dalam serangan ganda di gedung pemerintah dan kamp pelatihan pemuda di Oslo pada bulan Juli 2011.

Breivik mengaku serangannya adalah misi untuk menyelamatkan Kerajaan Kristen Eropa dari ajaran Islam. Dalam manifesto yang ia posting online sebelum serangan, Breivik juga menulis bahwa ia menargetkan 'pengkhianat' yang berhaluan kiri, seperti yang mereka duga pada Abrahamsem. 

Menjelaskan kesalahpahaman tentang Islam, Abrahamsen berpendapat bahwa saat ini umat Islam tidak bisa menuntut pemberlakuan hukum syariah. Ia mencatat jika hukum syariah sendiri sering tidak diberlakukan sebagaimana mestinya.

Abrahamsen adalah satu dari sekian banyak gelombang anak muda Norwegia yang memutuskan untuk masuk Islam akhir-akhir ini. Anak-anak muda Norwegia itu berpendapat, Islam mampu memberikan tujuan hidup dan pedoman atau aturan yang selama ini hilang di tengah-tengah masyarakat.

Edited By : Aditya Von Herman
Source : republika.co.id, wisbenbae.blogspot.com



Artikel Terkait Mualaf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.