LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Rabu, 03 Juni 2015

HowAst: Cara Berkomunikasi Dengan Baik

Komunikasi antar individu


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Bismillah Hirrahman Nirrahim, assalamualaikum Sobat Ast selamat siang. Berkomunikasi dengan baik dan benar adalah hal yang sangat dibutuhkan dimanapun, berkomunikasi dengan tenang, baik, penuh percaya diri, tidak terbata-bata, tidak gugup, dan dengan mudah dimengerti lawan bicara akan membuat Anda Sobatku akan lebih dihargai oleh orang lain. Jika Anda ingin dihargai oleh orang lain maka salah satu kunci suksesnya adalah berkata-kata yang baik atau lebih baik diam. Orang-orang bodoh berbicara karena mereka "ingin" berbicara, sedangkan orang bijak berbicara karena "ada hal yang harus dibicarakan" -Aditya Von Herman.

Bicarakan Hal Berat Tepat Pada Waktunya

Hindari memulai diskusi hal-hal berat di waktu malam. Hanya segelintir orang yang senang membicarakan topik berat seperti keuangan atau perencanaan jangka panjang saat mereka lelah. Sebaliknya sampaikanlah pesan atau berdiskusilah mengenai hal ini di pagi atau sore hari saat orang lebih siaga, sedia dan umumnya lebih mampu menanggapi dengan jelas.

Tidak semua waktu baik untuk membicarakan hal-hal yang berat, Anda Sobatku harus secara bijaksana untuk mengkomunikasikan hal-hal demikian.

Beritakanlah Kabar-Kabar Penting Di Waktu Dan Tempat Yang Tepat

Berbicaralah dalam tempat dan waktu yang tepat agar pembicaraan dapat memberi kebebasan untuk berbicara dengan terbuka, sehingga pembicaraan dapat berkembang dan matang. Mungkin misalkan Anda harus memberitahukan berita buruk, sampaikanlah secara pribadi dalam ruangan yang lebih pribadi sehingga Anda dan lawan bicara Anda saja yang tahu. Hal ini juga dapat memberikan ruang lebih untuk mengembangkan dialog, dengan pengertian dan keterlibatan serta memastikan bahwa pembicaraan berlangsung dua arah. Hidari membicarakan hal ini dalam kerumunan orang banyak diantara teman-teman atau orang lain. Mungkin Anda harus menjunjung privasi dan yang mana yang bisa didengan orang dengan yang bersifat pribadi.

Jika Sedang Berbicara Serius Matikan Alat Yang Dapat Mengganggu Pembicaraan

Hal ini sangat penting diperhatikan Sob! Kebannyakan seperti contoh jika Anda Muslim hargailah jika kutbah jumat sedang berkumandang! Matikanlah alat-alat yang dapat mengganggu pembicaraan. Begitu pula jika Anda sedang berada dalam situasi wawancara ataupun pertemuan penting. Matikanlah alat pada dering pertama, hal ini jika diteruskan dapat mengganggu konsentrasi pembicaraan Anda maupun yang mendegarkan.

Berbicara Sesuai Topik

Kebanyakan orang jika sudah berbicara panjang lebar akan mengarah keluar dari poin awal pembicaraan, hal ini akan membuat bingung orang yang mendengarkan Anda. Cobalah berbicara pada intinya saja dan dengan nada bicara yang halus dan tenang. Dengan ketenangan dan kehalusan berbicara Anda, maka Anda akan lenih mudah mengontrol topik yang Anda sedang bicarakan. Dan pikirkanlah hal apa yang Anda ingin bicarakan sebelum berbicara, dan jangan berbelit-belit.

Jika Anda Seorang Pembicara Maka Berterimakasihlah Setelah Audience Berbicara

Pernah melihat orang bijak berbicara? Entah orang bijak itu suka atau tidak dengan tanggapan lawan bicaranya, dia selalu berterimakasih setelah lawanya menyatakan pendapatnya. Begitu juga Anda! Berterimakasihlah pada orang atau kelompok untuk waktu dan tanggapan mereka. Apapun hasil yang Anda peroleh dari komunikasi ini, walaupun berbeda dari keinginan Anda, akhiri dengan sopan dan hargai seluruh masukan dan waktu orang. 

Semakin sopan dan santun Anda Sobatku berbicara semakin pula orang melihat Anda berpotensi dan berkelas, sehingga menurut Ast seorang pria itu harus bisa sedikit berbicara dan lebih banyak bertindak atau jika tidak ada tindakan lebih baik diam! Komposisinya adalah 90% bertindak dan 10% berbicara atau diam! Sehingga ketika seorang pria dihujat dan disusahkan dia tetap tenang dan sabar tetapi ketika dia berbicara semua penjuru mendengarnya! Itu baru Pria!

Jika Anda Seorang Pembicara Maka Tenangkanlah Dahulu Audience

Hal ini bisa dilakukan sebelum memulai diskusi atau presentasi. Misalkan dengan menceritakan anekdot (hal-hal yang lucu dan menarik) favorit. Hal ini bisa membantu pendengar untuk mengidentifikasi Anda sebagai salah satu dari mereka dengan persoalan keseharian yang sama. Tapi jika hal ini Anda rasa menekan Anda untuk melakukannya Anda bisa meninggalkannya, mungkin Anda salah satu orang yang tidak humoris lebih kaku, selama Anda berbicara baik itu sudah cukup. 

Karena bannyak hal yang dapat menarik perhatian Audience, mungkin kewibawaan Anda? Ataupun kepercayaan diri Anda ketika berpresentasi.

Bicaralah Dengan Bahasa Yang Sederhana

Artikulasikan diri Anda. Penting untuk menyampaikan pesan secara jelas dan tidak ambigu sehingga pesan tersebut diterima secara jelas oleh setiap pendengar. Semua kata-kata Anda akan diingat karena orang akan langsung menangkap apa yang Anda maksud. Untuk ini, Anda harus menyampaikan kata-kata dengan jelas dan menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan tidak rumit.

Berbicaralah Dengan Pelafalan Yang Jelas

Apa yang dimaksudkan pelafalan yang jelas adalah berbicara dengan tegap dan melihat lawan bicara dengan kata-kata yang tidak berlibet. Ini penting jika Anda seorang pembicara dalam presentasi atau hal lainnya agar dapat didengar dan dimengerti maksud Anda berbicara. Ini menurut Ast dalam hal yang lain, Anda juga bisa melihat pengertian seperti dibawah:

Pelafalan yang jelas. Bicaralah dalam level suara yang cukup keras sehingga bisa didengar seluruh pihak dan tidak tampak sebagai terlalu diam atau menarik diri. Pastikan untuk melafalkan dengan baik kalimat kunci untuk menghindari adanya kesalahpahaman. Jika Anda terbiasa bergumam saat tegang, cobalah untuk melatih diri mengungkapkan pesan Anda depan cermin. Terkadang saat terbaik untuk mendiskusikan poin komunikasi Anda adalah di lingkungan yang nyaman. Hal ini dapat membantu membentuk pesan dalam kepala Anda. Ingat bahwa melatih dan memperbaiki cara pelafalan kata dapat membantu membangun rasa percaya diri.

Dengar Dengan Seksama Dan Expresikan Wajah Anda Dengan Ketertarikan

Ingat bahwa komunikasi berjalan dua arah Expresi wajah dengan sedikit memiringkan kepala dan senyuman khas, jika Anda sedang jalan dengan kekasih Anda atau Anda sedang mendengarkan curhat kegembiraan sahabat Anda hal ini akan memberikan kesan bahwa Anda pendengar yang menyenangkan dan membuat orang lain senang jika bercerita dengan Anda.

Suara Menarik Yang Tidak Datar-Datar Saja

Suara yang menarik. Suara monoton tidak menarik untuk telinga, karenanya komunikator yang baik menggunakan warna suara untuk meningkatkan komunikasi. Norma Michael merekomendasikan bahwa Anda:

Meninggikan suara dan kencangkan volume Anda saat berpindah dari satu topik atau poin ke yang lain. 
Mengencangkan volume Anda dan pelankan penyampaian pesan saat ada pesan yang khusus atau tengah menyimpulkan. 
Berbicara dengan cepat, tapi berhenti sejenak untuk menekankan kata kunci saat meminta aksi. 

Kenali Orang 

Jika Anda seorang yang sedang berpresentasi dengan tugas kelompok Anda di depan kelas atau Anda seorang pekerja kantoran dengan presentasi Anda, sebutkan juga jasa masing-masing rekan kelompok Anda atas selesainya tugas yang telah Anda dan rekan-rekan Anda selesaikan. Jadi Anda menghargai mereka dengan memberi pengakuan kepada mereka.

Atur Raut Wajah Anda Dengan Sadar

Tidaklah mengenakkan jika seseorang berbicara dihadapan orang dengan raut wajah yang menyebalkan, dan itu berlaku juga kepada Anda! Upayakan agar raut wajah mencerminkan semangat dan menggugah empati pendengar dengan menggunakan ekspresi yang lembut. Hindari penggunaan ekspresi wajah yang negatif seperti mengerutkan kening atau mengangkat alis, atau yang sangat umum anak muda indonesia lakukan dengan menundukkan mata atau memalingkan wajah dari audience (hey! Anda bukan maling ayam Bung! Jadi sadarlah bahwa Anda seorang pembicara sekarang!).

Hal ini penting karena dalam berkomunikasi orang akan melihat wajah setelah mereka melihat bagian yang lain, jadi aturlah wajah Anda sedemikian rupa, agar rupa Anda mencerminkan orang yang percaya diri dan membanggakan orang yang melihat dan mendengar Anda berbicara.

Adakan Kontak Mata

Kontak mata dapat membangun hubungan yang baik serta dapat meyakinkan orang bahwa Anda dapat dipercaya serta menunjukkan ketertarikan. Selama percakapan atau presentasi, penting untuk melihat ke mata orang lain jika mungkin, serta menjaga kontak pada jumlah waktu yang wajar. Berhati-hatilah agar tidak berlebihan. Gunakan kontak mata secukupnya sekitar 2-4 detik sekali waktu.

Pandangan atau kontak mata juga berarti dalam kesan pertama orang melihat Anda Sobatku, jadi jangan seperti orang yang pandangannya selalu menunduk tidak yakin dalam pembicaraan. Walaupun Anda benar lawan bicara Anda akan ragu melihat pandangan Anda yang tidak meyakinkan. Kebiasaan anak muda kita jika berbicara penting dan bergengsi seperti sesi wawancara atau presentasi selalu menunduk mulai sekarang jadilah pria yang percaya diri dan meyakinkan, sehingga Anda dapat merubah hidup Anda menjadi orang yang lebih baik dan berkelas.

Jangan lupa untuk berbicara dengan seluruh penonton. Jika Anda berbicara di depan panel, lihatlah mata seluruh anggota panel. Mengabaikan seseorang dapat menyinggung mereka, bisa menyebabkan Anda kehilangan bisnis, tidak diterima, ataupun kesuksesan apa pun itu yang tengah Anda raih. 
Jika Anda berbicara pada penonton luas, berhentilah sejenak dan buatlah kontak mata dengan salah satu anggota penonton untuk satu-dua detik sebelum memulai berbicara lagi. Hal ini bisa membuat para individu dalam penonton merasa dihargai. 
Sadarilah bahwa kontak mata itu berbeda di tiap budaya. Di beberapa budaya, hal ini dianggap meresahkan dan tidak pantas. Cobalah bertanya terlebih dahulu atau melakukan penelitian sebelumnya.

Gunakan pernafasan dan jeda

Ada kekuatan dalam jeda. Simon Reynold mengatakan bahwa jeda dapat menarik pendengar untuk mendengarkan. Hal ini membantu Anda menegaskan poin Anda dan memberikan waktu bagi para pendengar untuk mencerna apa yang baru Anda katakan. Hal ini bisa membantu komunikasi Anda tampak lebih menarik, lebih mudah bagi pidato Anda untuk dicerna dan lebih nyaman untuk didengar.

Tarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum mulai berkomunikasi. Biasakan untuk bernafas dengan dalam dan teratur saat berbincang. Hal ini bisa membuat suara anda tetap stabil tenang dan membuat Anda lebih rileks. Gunakan jeda untuk mengambil nafas dari apa yang Anda katakan.

Perhatikan Bahasa Tubuh Anda

Jika seseorang berpidato untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi rakyat, dan memberantas kemiskinan, dengan disertai bahasa tubuh menunjuk audience dengan telunjuk ini dirasa tidak akan sesuai dengan apa yang dia ucapkan, ini akan membuat kesan ketidak selarasan visi dan misi si pembawa pidato. Maka berhati-hatilah dengan gerakan dan sikap Anda ketika berbicara didepan orang banyak. Ingatlah bahwa gerakan yang paling efektif adalah yang alami, pelan dan berempati.

Sering-seringlah bergaul atau melihat acara orang-orang besar yang tidak diragukan lagi kebijaksanaannya, dan tirulah cara mereka bersosial dengan orang lain. Akan sangat membantu Anda Sobatku jika Anda bisa mengendalikan apa yang anda lihat dan dengar untuk membangun hidup yang lebih solid lagi.

Jagalah Gerak-Gerik Tubuh Anda

Jagalah agar mata Anda tidak mengembara, tangan Anda tidak tampak gelisah, atau Anda tidak melakukan gerakan berulang seperti bergoyang-goyang, mengedipkan mata dengan gerakan cepat, menggoyangkan kaki Anda dan sebagainya. Gerakan kecil seperti ini mengurangi efektivitas pesan Anda.

Perlu Sobat Ast perhatikan, dalam pelajaran mental seperti ini apa yang Anda butuhkan adalah ketenangan dan sikap alamiah, ini bukan untuk orang yang hannya membuat-buat kesan supaya dikatakan bijaksana. Sebaik-baiknya orang yang membuat-buat sesuatu tidaklah lebih luwes dan attractive orang yang memang dari dalam jiwanya sendiri berkehendak menjadi bijaksana dan berwibawa. Ingat kebijaksanaan dan wibawa bukanlah hal yang dapat dibuat-buat, tetapi ini adalah kumpulan pengalaman hidup yang direnungkan dan diaplikasikan dalam diri Anda masing-masing.

Otomatis jika Anda kurang pengalaman Anda harus kumpulkan dulu pengalaman Anda dan belajarlah dari hal-hal itu, bijaksana dan wibawa bukanlah harga tapi mereka adalah hasil dari pencarian yang membutuhkan waktu bertahun-tahun atau mungkin selamanya. -Aditya Von Herman...

Rewrite By : Aditya Von Herman
Source : specialedpost.org, id.wikihow.com



Artikel Terkait Psikologis Dan Kejiwaan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.