LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Rabu, 22 Juli 2015

Rachel Azar: Saya Mencoba Untuk Meyakinkan Ibu Saya Bahwa Islam Adalah Agama Yang Damai

Rachel Azar


ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Seorang perempuan Yahudi di Maroko diusir dan dianiaya oleh keluarganya setelah menyatakan diri masuk Islam. Putri seorang rabi di Israel itu kini menjadi tunawisma. Rachel Moryousef Bent Azar, resmi berganti nama menjadi Rachida setelah masuk Islam 11 Mei 2015 lalu. Sang ibu yang mengetahui keislaman Rachida setelah dua minggu kemudian, langsung marah besar. Ia memukuli Rachida. Bagi ibunya, setiap Muslim sama dengan ekstremis dan teroris. 

“Saya mencoba untuk meyakinkan ibu saya bahwa Islam adalah agama yang damai. Tapi, dia bersikeras Muslim membunuh satu sama lain seperti ISIS,” tutur Rachida, dilansir dari Morocco World News, Sabtu (11/7). 

Bibi dan tetangga Rachida turut menghujat  hidayah tersebut. Mereka bahkan mendatangi rumah Rachida untuk meyakinkannya meninggalkan Islam. Mereka mengklaim umat Islam banyak membunuh orang-orang Yahudi di Israel. 

 “Israel yang membunuh Muslim di Palestina,” jawab Rachida saar itu. Akibatnya, Rachel kemudian diusir keluar dari rumah dan menjadi tunawisma. Ia tidak punya rumah ataupun uang karena selama ini ia belum bekerja. Peristiwa ini mendapat sorotan luas dari media-media di Maroko. Dalam sebuah wawancara, Rachel berharap Raja Mohamed VI bisa ikut campur tangan dan menjamin pekerjaan supaya ia bisa hidup damai. Semua orang mengancamnya keluar dari Islam, tetapi tidak ia lakukan.

Rachida, yang lahir di Casablanca mengaku sudah ingin masuk masuk Islam sejak remaja. Saat itu, ia ingin menikah dengan pria Muslim. Orang tuanya menolak, memukul, dan mencambuknya. Mereka kemudian membawa Rachida ke Israel. Ia dipaksa menikah dengan seorang pria Yahudi pada tahun 2002. 

Pernikahan itu tidak berlangsung lama. Ibu dari dua orang anak ini mengaku, suaminya berbuat kasar dan memperlakukannya dengan tidak hormat. Mereka akhirnya bercerai pada tahun 2008. Pada tahun yang sama, ayah Rachida meninggal di Israel. 

Rachida kembali ke Casablanca bersama ibunya, sementara kedua anaknya di Israel. Mantan suami Rachida menolak mengizinkan anak-anak mereka tinggal bersama ibunya.

Edited By : Aditya Von Herman
Source : republika.co.id



Artikel Terkait Mualaf


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.