LISTEN TO THIS
DENGAR INI

After poorness there will be richness, after being thirsty there will be freshness, after parting there will be a meeting, after rift there will be adhesiveness, after disconnect will being reconnected and after you cannot sleep at night you could be sleep well after it.

Setelah kefakiran itu ada kekayaan, setelah kehausan akan ada kesegaran, setelah perpisahan akan ada pertemuan, setelah keretakan akan ada kerekatan, setelah terputus akan tersambung kembali dan setelah tidak tidur malam Anda akan dapat tidur pulas.

I knew something in this life, is not necessary need to be strong but to feel strong...

Saya tahu sesuatu dalam hidup, adalah tidak penting untuk menjadi kuat tetapi bersikap kuat...

Wir Eingeschlagen Haben Und Zu Weit Zurück Zu Gehen, Gehen Sie Auf!

Kita Sudah Memulai Dan Terlalu Jauh Untuk Kembali, Lanjutkan!




Jumat, 24 Juni 2016

Che Guevara (Ernesto Rafael Guevara de la Serna)

Che Guevara (thechestore.com)

ASTERPRESCOTT.BLOGSPOT.COM, Bismillah Hirrahman Nirrahim. Dia dikenal dengan sosok yang revolusioner, berani dan faktanya dia adalah seorang lulusan kedokteran University of Buenos Aires June 1953 dengan gelar Dr. Ernesto Guevara. Che dalam bukunya yang berjudul The Motorcycle Diaries (1995), berkisah tentang dia dan sahabatnya Alberto Granado seorang ahli biochemist yang menjelajahi Amerika selatan yang banyak mengubah pola pikir dan caranya melihat dunia.

Che adalah seorang revolusioner, dokter, penulis, pemimpin gerilya, diplomat, ahli teori militer dan juga seorang tokoh utama revolusi Kuba. Che berjuang untuk menentang kapitalisme dan ketidak adilan lainnya yang banyak terjadi di Amerika latin pada saat itu. Saya tahu, 

kapitalisme akan terus ada dimanapun dan tidak akan punah sampai kapanpun tidak ada jalan untuk menghentikannya melainkan hanya mencegahnya semakin kuat dan besar, dimanapun Anda berada maka akan ada saja manusia yang rakus. -Aditya Von Herman. 

Lahir di Rosario, Argentina, 14 Juni 1928 dan meninggal di Bolivia, 9 Oktober 1967 pada umur 39 tahun. Che mempunyai keturunan darah Irlandia, Basque dan Spanyol. Sejak Che kecil dia mempunyai penyakit asma akut yang bertahan selama hidupnya, meski demikian Che adalah seorang atlet yang tangguh. Dia menikmati renang, bermain bola, golf, rugby dan juga menembak. 

Che Guevara adalah seorang sosialis yang perduli akan kemanusiaan, hal ini dibuktikan lewat perjalanannya sewaktu dia bekerja sukarela di San Pablo leper colony, Peru tepatnya ditepi sungai Amazon. Ini adalah semacam perkumpulan dokter yang bekerja untuk penderita penyakit kusta. Che bersama sahabatnya Alberto Granado menghabiskan sekitar 3 minggu disana sebagai sukarelawan. Ada cerita menarik, ketika mereka berdua siap untuk melihat penderita kusta yang diisolasi di pulau berbeda yang dipisahkan oleh sungai Amazon Che dan sahabatnya ditawari sarung tangan oleh dokter yang bertanggung jawab disana sebelum memasuki pulau supaya mencegah bersentuhan langsung pada penderita kusta dan memang aturan disana demikian. Tapi! Che dan Alberto menolaknya, mereka ingin merasakan langsung dan berjabat tangan langsung dengan mereka penderita kusta. Salah seorang pasien berkata; "Dia adalah pria sejati...".

Saya terkesan dimana banyak orang menghidari resiko tapi orang yang berjiwa besar berani mengambil resiko untuk membuktikan bahwa rasa kemanusiaan yang tulus dapat menghapus apa yang disebut resiko. -Aditya Von Herman

Che mengutip; "Nyali sama harganya dengan nyawa, jika itu hilang, tidak ada gunanya kau hidup!" -Che Guevara.

Di rumah Che berisi lebih dari 3000 buku, yang memungkinkan Che menjadi seorang pembaca yang antusias. Buku-buku yang dia baca dan juga mempengaruhi pemikiran dan cara pandang Che terhadap kehidupan sosialnya termasuk, Karl Marx, William Faulkner, André Gide, Emilio Salgari, Jules Verne, Franz Kafka, Albert Camus, Vladimir Lenin, Jean-Paul Sartre, Anatole France, Friedrich Engels, H. G. Wells, and Robert Frost. Dan masih banyak lagi buku-buku yang mempengaruhi perjalanan dan idealisme Che seperti dari penulis latin juga barat; Horacio Quiroga, Ciro Alegría, Jorge Icaza, Rubén Darío, Miguel Asturias juga seperti karya-karya dari Buddha dan Aristotle, Bertrand Russell on love and patriotism, Jack London on society, and Nietzsche on the idea of death.

Pada tahun 1955, Che menikah dan tinggal di Mexico dan disana Che bertemu dengan Fidel Castro seorang revolusioner Kuba dan adikya Raul Castro. Mereka adalah tokoh yang mencoba menggulingkan pemerintahan dari Fulgencio Batista. Dimana gerilyawan mereka tiba di kuba pada December 2, 1956 dan hanya sebagian kecil dari mereka yang berhasil selamat hidup-hidup termasuk Che Guevara sendiri. Setelah beberapa tahun kemudian, Che mengabdi menjadi penasehat utama Fidel Castro dan juga seorang komandan besar yang berjasa menguatkan gerilyawan kuba menjadi lebih tangguh.

Pada 1959 Fidel Castro mengambil alih kuba dan menempatkan Che dalam penjara La Cabana untuk bertugas disana. Kemudian Che ditunjuk menjadi president of national bank dan mentri keindustrian dan berperan banyak bagi negara untuk bertransformasi menjadi negara komunis.

Pada awal 1960-an, Che juga bertindak selaku duta Kuba dan berkeliling dunia menjalin hubungan dengan negara-negara lain termasuk Indonesia dengan pemimpin negaranya pada saat itu Soekarno dan Hatta. Che juga sorang penting yang ambil bagian dalam pertempuran teluk babi dan juga krisis misil Kuba. Tahun 1964 Che menyampaikan pidatonya didepan PBB dimana ia mengutuk kebijakan luar negeri AS dan juga apartheid di Afrika Selatan.

Dan ketika terjadi kekacauan ekonomi Kuba pada tahun 1965, Che meninggalkan posisinya untuk mengekspor ideologi revolusionernya ke bagian bumi yang lain. Perjalanan pertamanya adalah di Kongo untuk melatih gerilyawan dalam mendukung revolusi disana. Tapi Che gagal dalam usahanya itu.

Che Guevara pada kematiannya (transcend.org)

Che kembali ke Kuba setelah itu, dan pada tahun 1966 Che berangkat ke Bolivia dengan kekuatan kecil gerilyawan untuk memulai revolusi di Bolivia. Ia tertangkap oleh tentara Bolivia dan dihukum mati di La Higuera pada Oktober 9, 1967.

Che adalah sosok sosialis, revolusioner ulung, seorang yang memang mempunyai jiwa kemanusian yang dibutuhkan pada saat itu dalam banyak konfrontasi antara rakyat kecil pada pemimpin-pemimpin besar yang dzalim. Che tumbuh dari keluarga yang mampu membuatnya menjadi seorang pengusaha kah? Dokter spesialis kah? Tetapi dia memutuskan untuk merasakan kesusahan dan kemiskinan dengan ideologinya itu. 

Orang-orang barat (amerika terutama) meneriakkan Che Guevara sebagai seorang bengis, pemberontak jahat dan segala macam yang bisa menjatuhkannya dimata dunia. Tapi apakah kalian percaya?

Salam Revolusioner, Che Guevara & Aditya Von Herman.

Rewrite, summarized and translated by : Aditya Von Herman 
Time to post : 20160612 (12:30 AM)-20160624 (8:09 AM)
Source : en.wikipedia.org/wiki/Che_Guevara, id.wikipedia.org/wiki/Che_Guevara, biography.com/people/che-guevara-9322774, The Motorcycle Diaries (movie), 



Artikel Terkait Biography Tokoh ,Rangkuman Dunia Dan Pengetahuan Umum


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik atau lebih baik diam. Dilarang keras untuk iklan yang berbau judi, pornografi dan syirik! Jika terpaksa Anda inginkan iklan juga, di sebelah samping kanan ada text box silahkan iklankan kehendak Anda disana. Terima kasih atas pengertian Anda. Semoga Allah merahmati Anda...

-Aditya Von Herman

Über Mich

Foto saya

Herman is a student from University of BSI Margonda Depok, Indonesia major of Computer Engineering. He is the author of www.asterprescott.blogspot.com, www.explorejakartahere.blogspot.com as an article publisher, administrator and moderator on his own personal web blog since February 2013.